Minggu, 31 Agustus 2025

Pemilihan Gubernur DKI

Tak Ada Cara Lain, Foke Harus Koalisi untuk Kalahkan Jokowi

Meskipun keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum keluar, tetapi hampir semua hasil quick count yang dilakukan berbagai

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
zoom-inlihat foto Tak Ada Cara Lain, Foke Harus Koalisi untuk Kalahkan Jokowi
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), bersama cawagub Nachrowi Ramli (kanan), melakukan konferensi pers, di Foke-Nara Center, Megaria, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012). Pasangan Foke-Nara masuk ke putaran kedua Pilkada Jakarta, bersama pasangan Jokowi-Ahok.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama melaju ke putaran kedua Pilkada DKI setelah memperoleh suara tertinggi, kemudian disusul pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Kedua pasangan ini melaju ke putaran kedua setelah tak satupun calon mampu memperoleh 50 persen plus satu suara.

Pada putaran kedua, diperkirakan Jokowi-Basuki akan beradu memperebutkan suara dengan Foke-Nara.

Dalam posisi ini, keberadaan Jokowi jelas sangat diuntungkan karena memiliki dukungan moril yang lebih besar ketimbang Foke.

"Dia (Jokowi) bisa menunjukkan momentum ini dan akan menimbulkan euforia. Tentu Foke juga akan berhati-hati untuk ke depannya," kata Direktur Riset Jaringan Suara Indonesia (JSI) Eka Kusmayadi di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012).

Bagi Foke, sebagai calon incumbent tentu saja akan menjadi bulan-bulanan calon gubernur lain, sehingga tentu strategi di putaran kedua bagi pasangan yang diusung Partai Demokrat ini harus melakukan koalisi dengan partai-partai penggusung calon gubernur yang kalah.

"Tidak ada cara lain, salah satu cara ke depan, harus merangkul calon gubernur dari luar incumbent," ungkapnya.

Tetapi dengan merangkul calon-calon yang kalah di putaran pertama belum tentu otomatis bisa memenangkan pertarungan politik DKI ini.
Menurut Eka, terkadang opini elite politik tidak sama dengan opini publik.

"Sehingga tim Foke harus membuat program, membuat isu, atau terobosan yang harus luar biasa, serta program lainya di lapangan untuk disosialisasikan," jelasnya.

Melihat hasil pemilihan saat ini dibandingkan dengan hasil survei sebelum pemilihan, tentu saja tim Foke akan merasa kecolongan sehingga membuat kubunya akan berfikir untuk mencari terobosan ke depannya. "Tim Foke pasti tidak akan tinggal diam," ucapnya.

KLIK JUGA:

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan