Jumat, 10 April 2026

Optimalkan Perbankan Mendorong Ekonomi

Peranan Perbankan terhadap Perekonomian Kalimantan Barat dapat dilihat dari kuatnya permintaan domestik

Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Peranan Perbankan terhadap Perekonomian Kalimantan Barat dapat dilihat dari kuatnya permintaan domestik sejalan dengan relatif pesatnya pertumbuhan pasar keuangan yang saat ini masih didominasi oleh pasar perbankan.

Secara nasional, data terakhir (Maret 2012) menunjukkan komposisi aset perbankan mendominasi 78,07 persen sistem keuangan Indonesia. Lembaga keuangan lain yang memiliki pangsa yang cukup besar adalah perusahaan asuransi dan perusahaan pembiayaan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Hilman Tisnawan, mengatakan, peran perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi terbilang masih berpotensi untuk lebih dioptimalkan.

Pada tahun 2011, rasio kredit terhadap PDB nasional sebesar 30,5 persen, rasio tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2010 yang sebesar 27,5 persen. Sementara rasio dana pihak ketiga terhadap PDB nasional lebih tinggi, yaitu 37,0 persen pada tahun 2011 dan 36,4 persen.

Di Kalimantan Barat, rasio kredit perbankan terhadap PDRB Kalimantan Barat pada tahun 2011 mencapai 40,59 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 30,84 persen.

"Angka tersebut menunjukan bahwa peran perbankan dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Barat sudah relatif besar dan meningkat dari tahun ke tahun, walaupun angka tersebut masih dapat dioptimalkan seiring dengan pertumbuhan kredit yang selalu berkisar di level ±25 persen setiap tahun," rincinya.

Sementara di sisi lain, rasio kredit terhadap PDRB tersebut juga menunjukkan bahwa sekitar 59,41 persen masyarakat di Kalimantan Barat masih mengandalkan modal sendiri untuk konsumsi dan ekspansi bisnis.

Berdasarkan tujuan penggunaannya, kontribusi terbesar kredit terhadap perekonomian Kalimantan Barat berasal dari kredit konsumsi yang rasionya mencapai 15,30 persen. Sementara rasio kredit yang bersifat produktif, yaitu kredit modal kerja dan investasi, terhadap PDRB Kalimantan Barat, masing-masing sebesar 12,98 persen dan 12,31 persen.

Dari sisi penghimpunan dana, rasio dana pihak ketiga terhadap PDRB Kalimantan Barat mencapai 42,25 persen pada tahun 2011. Angka tersebut meningkat dari tahun 2010 yang sebesar 39,26%.

"Tingkat penetrasi perbankan tersebut di atas juga menunjukkan besarnya potensi perkembangan perbankan Kalbar dan tingginya prospek kemajuan ekonomi Kalbar di masa yang akan datang," tutur Hilman.

Peneliti Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Desi Hadiati, menambahkan, untuk meningkatkan peran perbankan dalam mendorong perekonomian Kalimantan Barat perlu upaya bersama dari berbagai pihak.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved