Pedagang Keripik Tempe Minta Perajin Batalkan Mogok
Pedagang keripik tempe di Kosambi, Kota Bandung berharap perajin tahu dan tempe membatalkan aksi mogok produksi
TRIBUNNEWS.COM BANDUNG, - Pedagang keripik tempe di Kosambi, Kota Bandung berharap perajin tahu dan tempe membatalkan aksi mogok produksi. Sebab, pihaknya sangat membutuhkan tempe untuk dijadikan keripik.
"Jangan sampai mogoklah. Kalau mogok, berarti saya tak bisa bikin keripik tempe," kata Yayah (46), saat ditemui Tribun di toko sekaligus tempat pembuatan keripik tempe, Selasa (24/7/2012).
Yayah pun belum mendengar jika perajin tahu dan tempe akan mogok produksi. Pasalnya, perajin tempe yang biasa memasok tempe ke Yayah tidak bercerita akan mogok.
Kemarin, Ketua Pusat Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) Jabar, Asep Nurdin mengatakan perajin tahu dan tempe di Jawa Barat dan sejumlah daerah di Indonesia akan mogok produksi pada 25-27 Juli. Ini dilakukan sebagai bentuk protes atas mahalnya harga kedelai.
Selain itu, perajin juga meminta pemerintah mengambil alih tata niaga kedelai. Sebab saat ini tata niaga bahan baku tahu dan tempe itu diserahkan ke pasar sehingga terjadi gejolak harga. (roh)
Berita Terkait :
- Permintaan Darah di PMI Kukar 10 Kantong per Hari 7 menit lalu
- Papan Bunga Ucapan untuk Demokrat Siantar Bertumbangan 8 menit lalu
- Yusuf Maulana Tanya Dewan Soal Korupsi 17 menit lalu
- Gembong Perampok Lintas Sumatera Dibekuk 22 menit lalu
- Polisi Sita 1,2 Juta Butir Petasan Senilai Rp 60 Juta 24 menit lalu
- Gubernur Jatim Akui Sulit Kendalikan Harga Daging 35 menit lalu