66 Imigran Gelap Iran-Irak Kabur
Para imigran ini menolak kami bawa ke TPI, mereka maunya di hotel. Lalu di Jalan Jakarta mereka
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- 66 imigran gelap yang baru diserahterimakan pada Ditpolair Polda Jatim, dari Polres Sumenep, Minggu (29/7), kabur saat hendak diserahkan ke Tempat Penampungan Imigrasi (TPI).
Seluruh para imigran tersebut kabur, Senin (30/7/2012) dini hari.
AKBP Soelistyono, Kasi Gakkum Polair Polda Jatim membenarkan jika imigran-imigran tersebut berhasil kabur, usai diidentifikasi oleh pihak Polair, dan akan diserahkan ke pihak imigrasi.
"Para imigran ini menolak kami bawa ke TPI, mereka maunya di hotel. Lalu di Jalan Jakarta mereka berjalan kaki, dan itu dalam pengawalan, lalu ternyata mereka kabur ke gang-gang sempit," kata Soelis.
Saat di letakkan di markas Ditpolair, menurut Soelis, para imigran ini sempat memberontak dan mengancam akan merusak Mapolair. Imigran yang berhasil kabur. 44 imigran laki-laki, 13 perempuan dan 9 anak-anak.
"Kami telah meminta bantuan pada Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, untuk menangani imigran gelap ini," tambah Soelis.