Truk Tronton Bermuatan 10 Ton Triplek Terbakar
Sedangkan penyebab lainnya menyebutkan karena gesekan triplek memicu kebakaran di badan jalan utama itu
TRIBUNNEWS. COM,NGAWI- Sebuah truk tronton bernopol Z 9007 AW yang mengangkut sekitar 10 ton bahan baku triplek terbakar di jalur Ring Road Ngswi - Solo, Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Senin (27/8) pagi. Hingga kini, belum bisa dipastikan penyebab kebakaran itu.
Dugaan kuat mengarah pada sabotase yang disebabkan persaingan usaha yakni dengan jalan mengirim orang tak bertanggung jawab melempar api ke atas tumpukan triplek saat sopir tertidur pulas.
Sedangkan penyebab lainnya menyebutkan karena gesekan triplek memicu kebakaran di badan jalan utama itu.
Dalam kejadian yang menyebabkan jalur Ngawi - Solo melalui ring road macet ini, ditaksir kerugiannya mencapai sekitar 90 juta. Pasalnya, seluruh triplek ludes terbakar.
Beruntung truk masih bisa diselamatkan sopir dan keneknya dengan cara membongkar seluruh muatannya.
Awalnya, truk yang membawa bahan dasar triplek dari salah satu pabrik kayu di Ciamis, Jawa Barat ini hendak mengirim barang ke Surabaya. Karena sopir dan kenek kelelahan, kedua kru truk ini istirahat dan memarkir truknya di bahu jalur ring road.
Namun, tanpa diketahui pasti sebabnya, di tengah sopir dan kenek asyik tertidur pulas, tiba-tiba muatan truk tronton langsung terbakar dan membesar.
Beruntung mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Ngawi langsung datang ke lokasi, sesaat usai mendapatkan laporan kebakaran. Api yang terus menjalar baru bisa dipadamkan setelah 2 jam digelontor air mobil pemadam kebakaran. Pasalnya, triplek yang terbakar kondisinya kering dan angin kencang justru membantu api terus menjalar kemana-mana.
Salah seorang saksi, Menik (38) mengatakan jika dirinya mengetahui awal kali kebakaran itu, api berasal dari bagian tengah muatan truk tronton. Saat kejadian, sopir truk masih dalam keadaan tertidur pulas. Namun, sejumlah warga langsung berusaha memadamkan api dan membongkar muatan truk, seketika saat sopir terbangun dari tidurnya.
"Api muncul dari tumpukan bagian tengah muatan. Saat sopir dibangunkan warga api langsung membesar," terangnya kepada Surya (tribunnews group), Senin (27/8).
Sementara sopir truk, Eep Syaiful (45) warga Ciamis, Jawa Barat mengaku jika kebakaran itu terjadi saat dirinya tengah istirahat dan tertidur pulas. Saat dibangunkan warga api sudah membesar.
Sontak, ia langsung membongkar seluruh isi muatan truk agar kebakaran tidak menjalar dan membakr truk yang dikemudikannya. Selain itu, Eep menyebutkan Untuk kerugian seluruh triplek yang terbakar mencapai 90 juta lebih.
"Kami sendiri belum bisa memastikan penyebabnya. Tetapi dulu sudah pernah kebakaran seperti ini karena gesekan triplek yang ditumpuk. Namun kami belum bisa memastikannya. Jika awal api di tengah tumpukan, kami mengira bisa juga disebabkan sabotase perusahaan lain karena persaingan usaha dengan melempar korek api ke muatan truk kami. Karena itu juga masuk akal dan bisa diterima," tegasnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Sukono menegaskan jika kasus kebakaran itu masih diselidiki untuk mengetahui penyebab pastinya.
"Semua masih dalam penyelidikan, dan saksi-saksi masih dimintai keterangan," tandasnya.