Pemilu 2029
Pimpin Konsolidasi Perdana PAN Sulut, Sukarno Hatta Binol Satukan Kader Menuju Pemilu 2029
Konsolidasi bertujuan mengakhiri dinamika internal yang berlangsung sekitar setahun terakhir dan memulihkan soliditas partai.
Ringkasan Berita:
- Ketua DPW PAN Sulawesi Utara yang baru, Sukarno Hatta Binol, mengadakan konsolidasi perdana bersama pengurus dan kader PAN Sulut pada 6 Juni 2026.
- Langkah ini menjadi awal kepemimpinannya setelah ditunjuk langsung Zulkifli Hasanpada 24 Mei 2026.
- Konsolidasi bertujuan mengakhiri dinamika internal yang berlangsung sekitar setahun terakhir dan memulihkan soliditas partai.
TRIBUNNEWS.COM, MANADO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara, Sukarno Hatta Binol, mulai melakukan konsolidasi perdana bersama jajaran pengurus dan kader PAN Sulut pada Sabtu (6/6/2026).
Konsolidasi tersebut menjadi langkah awal setelah dirinya ditetapkan secara langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, pada 24 Mei 2026 lalu untuk memimpin DPW PAN Sulawesi Utara.
Baca juga: Legislator PAN sebut Putusan MK Buka Peluang Lebih Besar bagi Perempuan Masuk DPR
Konsolidasi tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum penting untuk mengakhiri dinamika internal yang telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun terakhir di tubuh PAN Sulawesi Utara.
Sebagaimana diketahui, berbagai perbedaan pandangan dan dinamika organisasi sempat mewarnai perjalanan PAN Sulut. Meski dinamika merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan partai politik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN menilai kondisi yang terjadi telah berkembang menjadi stagnasi konsolidasi yang berpotensi menghambat pencapaian target politik partai pada Pemilu Legislatif 2029.
Atas pertimbangan tersebut, DPP PAN menetapkan Sukarno Hatta Binol sebagai Ketua DPW PAN Sulut dengan harapan mampu merangkul seluruh elemen dan faksi yang ada di internal partai serta mengembalikan soliditas organisasi sebagaimana sebelumnya.
Dalam rapat konsolidasi perdana, Sukarno Hatta Binol menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh Ketua Umum PAN merupakan tanggung jawab bersama seluruh kader PAN Sulawesi Utara.
"Amanah yang diberikan langsung oleh Ketua Umum PAN bukan hanya menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai keluarga besar Partai Amanat Nasional Sulawesi Utara. Karena itu, seluruh kader harus bersatu, meninggalkan perbedaan, dan fokus membesarkan partai," tegasnya, Sabtu (6/6/2026).
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader untuk menjadikan momentum konsolidasi sebagai awal kebangkitan PAN Sulut dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, khususnya persiapan menuju Pemilu 2029.
Menurutnya, keberhasilan partai tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kekompakan seluruh kader dalam menjalankan program organisasi dan membangun komunikasi yang baik hingga ke tingkat akar rumput.
Baca juga: Dukung Putusan MK, PAN: Tanpa Sanksi, Kuota 30 Persen Caleg Perempuan hanya Hiasan Pasal
Dengan dimulainya konsolidasi perdana tersebut, PAN Sulawesi Utara diharapkan dapat kembali solid, memperkuat struktur organisasi, dan meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan politik di masa mendatang.
Konsolidasi yang dilakukan di bawah kepemimpinan Sukarno Hatta Binol juga menjadi sinyal kuat bahwa PAN Sulut siap membuka lembaran baru dengan mengedepankan persatuan, kerja sama, dan semangat perjuangan untuk mencapai target politik yang telah ditetapkan partai pada Pemilu 2029.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pan-binol-nih.jpg)