Maling Embat Enam Ekor Kambing Imam Desa
Kawanan maling mencuri enam ekor kambing milik Yusrizal (38) pada Sabtu (13/10/2012) dini hari. Teungku imum gampong (imam desa-red) Tanjong
TRIBUNNEWS.COM, LHOKSUKON - Kawanan maling mencuri enam ekor kambing milik Yusrizal (38) pada Sabtu (13/10/2012) dini hari. Teungku imum gampong (imam desa-red) Tanjong Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, itu baru mengetahui keenam ekor kambingnya tak ada lagi sekira pukul 04.00 WIB.
Malam itu, sekira pukul 02.00 WIB, Yusrizal sempat memeriksa kandang kambing di belakang rumahnya. Saat itu, kambing masih ada.
"Saya baru sadar kandang sudah kosong, sekitar pukul 04.00 WIB. Bahkan, paling menyedihkan pencuri langsung menyembelih kambing di kandangnya. Terlihat ceceran darah dan perut kambing di dalam kandang,” ujar Yusrizal kepada Prohaba, Minggu (14/10/2012).
Dia memperkirakan, maling kambing itu lebih dari satu orang. Usai mencuri kambing, pencuri kabur lewat belakang rumah menuju areal persawahan. "Ceceran darah juga terlihat menuju areal persawahan," sebutnya.
Selain kehilangan kambing, pada Minggu (14/10/2012), sekira pukul 02.30 WIB, di desa sama juga terjadi aksi pencurian pinang. Tiga remaja diduga hendak mencuri pinang milik T Afwadi (46), yang diletakkan di depan tokonya. Namun aksi pencuri itu gagal karena sang maling kepergok Yusrizal.
Malam itu, Yusrizal hendak bangun dan bermaksud ke sumur di luar rumahnya. Ketika itu, dia sempat melihat tiga remaja memasukkan biji pinang milik Afwadi ke dalam karung. Lalu Yusrizal menyorotkan lampu senter ke arah ketiga remaja tersebut.
"Dia marah dan mengangkat sebilah parang ke arah saya. Kemudian langsung kabur," terang Yusrizal.
Melihat aksi pencuri itu, Yusrizal berteriak minta tolong pada warga. Mendengar teriakan Yusrizal, penjaga toko, Khairi, terbangun dan keluar memeriksa pinang tersebut.
"Sebagian sudah dimasukkan ke dalam karung. Namun tak berhasil diambil karena kepergok teungku imum," ujar Khairi.(c46)
Baca Juga: