Tabrak Bidan, Bus Sarat Penumpang Dirusak Warga
Pengendara motor yang sudah berjalan di kiri, tapi ditabrak bus yang nyalip dari kiri hingga tewas di lokasi
TRIBUNNEWS.COM,TUBAN - Bus Pahala Kencana dirusak ratusan warga di Desa Glondonggedhe, Kecamatan Tambakboyo, Tuban setelah menabrak seorang bidan desa hingga tewas, Senin (26/11/2012) malam.
Bus sarat penumpang tujuan Surabaya-Jakarta itu rusak parah akibat amuk massa. Hampir semua kacanya pecah dan nyaris dibakar warga yang geram lantaran selama ini kerap melihat bus ugal-ugalan saat melintas di sana.
Peristiwa ini bermula saat bus bernopol B 7908 IZ yang disopiri Marianus (45) asal Jombang melaju dari timur atau dari arah Tuban menuju Semarang. Saat di lokasi, bus berusaha mendahului dari kiri dan menabrak sepeda motor Mio S 3572 GL yang dikendarai Yenni Rahmawati (21), Bidan yang tinggal di desa setempat.
"Pengendara motor yang sudah berjalan di kiri, tapi ditabrak bus yang nyalip dari kiri hingga tewas di lokasi. Dan saat warga mendekat, sopir bus langsung turun dan berusaha kabur," ujar Sardi, warga setempat.
Melihat itu, warga langsung marah. Sebagian diantara mereka menolong korban dan sebagian lagi langsung menyerang bus. Puluhan penumpang bus berhamburan turun melihat bus yang mereka tumpangi diserang warga. Dan ratusan warga juga masih terus merusak bus, bahkan nyaris membakarnya.
"Bus sudah nyaris digulingkan dan dibakar oleh warga. Untungnya, sejumlah polisi datang dan langsung mengamankan lokasi. Ratusan wargapun urung membakar bus yang masih melintang di jalan itu," sambungnya.
Hingga tengah malam, suasana di jalur Pantura itu masih mencekam. Ratusan warga masih bergerombol di lokasi. Menurut sejumlah warga, aksi anarkis ini terjadi karena warga sudah sangat jengkel setelah acap kali melihat bus ugal-ugalan saat melintas hingga membahayakan nyawa warga. Puncaknya, ada seorang korban tewas dan kemarahan warga tak terbendung lagi.
Puluhan penumpang bus sempat dikumpulkan di mushola yang tak jauh dari lokasi. Selanjutnya, mereka dicarikan bus lain oleh polisi untuk melanjutkan perjalanan. Sementara sopir bus yang sempat melarikan diri sudah menyerahkan diri ke polisi pada tengah malam tadi.
“Penumpang dicarikan bus lain untuk melanjutkan perjalanan. Dan sopir bus juga sudah menyerahkan diri. Sekarang, dia telah kita amankan di Polres Tuban,” kata Kasat Lantas Polres Tuban AKP Akmal di lokasi kejadian.
Demikian halnya bus yang dirusak warga dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan juga dibawa ke Polres Tuban guna pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk sejumlah saksi juga nampak dimintai keterangan polisi dalam peristiwa ini.
Menurut keluarga korban, saat kejadian Bidan Yeni akan membeli sate dengan menumpangi sepeda motornya. Baru beberapa puluh meter keluar rumah, ia dihantam bus yang mendahului dari kiri hingga tewas mengenaskan di lokasi kejadian.