Senin, 13 April 2026

Kriminalitas

Tembak di Tempat Penjahat Jalanan!

Ini dikatakan Kapolrestabes menyusul aksi kejam sekelompok penjahat bersepeda

Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,BANDUNG-- Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso memerintahkan jajarannya untuk melakukan tembak di tempat terhadap para penjahat yang belakangan kerap melakukan aksinya di jalanan.

Ini dikatakan Kapolrestabes menyusul aksi kejam sekelompok penjahat bersepeda motor di kawasan Jalan Brigjen Katamso (depan Gang Akur), Minggu (16/12/2012) dinihari.

Saat itu, selain membawa kabur sepeda motor milik Emil (31), warga Jalan Pahlawan, para penjahat juga memukuli korban dengan menggunakan kunci inggris hingga terjatuh.

Tak cukup di situ, pelaku juga menyabetkan senjata tajam ke tubuh korban hingga ayah satu anak itu terluka. Kapolrestabes sempat melihat foto Emil yang babak belur yang hingga kemarin masih dirawat intensif di RS Santo Yusup.

"Tembak di tempat! Masa pelaku bersenjata, kita lawan dengan tongkat? Mereka sudah melewati batas. Selain merampas hartanya, mereka juga melukai korban," ujar Kapolrestabes didampingi Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana saat ditemui di Mapolrestabes Bandung.

Ditemui di RS Santo Yusup, kemarin, Andrian Roult (39), kakak kandung Emil, mengatakan adiknya mengalami luka yang sangat parah pada bagian wajah.

"Saat para penjahat itu menghadang, adik saya baru saja pulang mengantar salah seorang teman wanitanya. Di depan gang, salah seorang penjahat itu tiba-tiba saja melayangkan kunci inggris ke wajah bagian kiri adik saya tiga kali," kata Andrian.

Karena ketika itu adiknya hanya mengenakan helm half face, pukulan yang keras itu sontak membuat adiknya roboh berlumuran darah.

"Namun, sebelum adik saya roboh, penjahat yang lain menyabetkan senjata tajam, enggak tahu golok atau pisau, ke kaki kanan adik saya. Penjahat itu bahkan hendak menusuk tubuh adik saya, namun gagal karena berhasil ditangkis," kata Andrian.

TRIBUNNEWS.COM,BANDUNG - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso memerintahkan jajarannya untuk melakukan tembak di tempat terhadap para penjahat yang belakangan kerap melakukan aksinya di jalanan. Ini dikatakan Kapolrestabes menyusul aksi kejam sekelompok penjahat bersepeda motor di kawasan Jalan Brigjen Katamso (depan Gang Akur), Minggu (16/12/2012) dinihari.

Saat itu, selain membawa kabur sepeda motor milik Emil (31), warga Jalan Pahlawan, para penjahat juga memukuli korban dengan menggunakan kunci inggris hingga terjatuh.

Tak cukup di situ, pelaku juga menyabetkan senjata tajam ke tubuh korban hingga ayah satu anak itu terluka. Kapolrestabes sempat melihat foto Emil yang babak belur yang hingga kemarin masih dirawat intensif di RS Santo Yusup.

"Tembak di tempat! Masa pelaku bersenjata, kita lawan dengan tongkat? Mereka sudah melewati batas. Selain merampas hartanya, mereka juga melukai korban," ujar Kapolrestabes didampingi Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana saat ditemui di Mapolrestabes Bandung.

Ditemui di RS Santo Yusup, kemarin, Andrian Roult (39), kakak kandung Emil, mengatakan adiknya mengalami luka yang sangat parah pada bagian wajah.

"Saat para penjahat itu menghadang, adik saya baru saja pulang mengantar salah seorang teman wanitanya. Di depan gang, salah seorang penjahat itu tiba-tiba saja melayangkan kunci inggris ke wajah bagian kiri adik saya tiga kali," kata Andrian.

Karena ketika itu adiknya hanya mengenakan helm half face, pukulan yang keras itu sontak membuat adiknya roboh berlumuran darah.

"Namun, sebelum adik saya roboh, penjahat yang lain menyabetkan senjata tajam, enggak tahu golok atau pisau, ke kaki kanan adik saya. Penjahat itu bahkan hendak menusuk tubuh adik saya, namun gagal karena berhasil ditangkis," kata Andrian.

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved