Target BJB: Kredit Mikro Tumbuh 70 Persen
PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten (BJB) menjadikan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten (BJB) menjadikan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai target pasar penyaluran kreditnya pada tahun 2013.
"Tahun depan, kami tetap fokus kredit mikro atau sektor UMKM," kata Direktur Utama BJB, Bien Subiantoro, di sela-sela Malam Penganugerahan bank bjb Service Excellence Award 2012 di Hotel Hilton Bandung, akhir pekan lalu.
Bien menyatakan, pihaknya memprioritaskan mengembangkan kredit mikro melalui Waroeng bjb. Ia optimistis, hingga akhir 2012, kredit mikro BJB dapat tumbuh 50 persen.
"Hingga September 2012, likuiditas kredit mikro mencapai Rp 4,1 triliun. Pada 2013, kami memproyeksikan pertumbuhan kredit mikro, minimalnya, 70 persen," kata Bien.
Untuk merealisasikannya, ujar Bien, pihaknya terus menyempurnakan sarana Waroeng bjb khususnya dalam hal collecting system dengan menerapkan sistem Electronic Transaction Clearing (ETC) dan online.
Sampai saat ini, BJB mengoperasikan 437 Waroeng bjb di berbagai titik. Namun belum semua Waroeng bjb dilengkapi ETC. "Tahun depan, minimal 70 persen Waroeng bjb sudah ber-ETC. Hal itu sebagai upaya kami menekan NPL (non-performing loans) atau kredit macet," ujar Bien.
Meski proyeksinya tumbuh minimal 70 persen, Bien memprediksi, pada 2013, tren penyaluran kredit bagi para pelaku UMKM mengalami perlambatan. Akan tetapi, pihaknya belum dapat memperkirakan berapa besar perlambatannya.
Apalagi, sambungnya, Bank Indonesia memberikan persyaratan setiap lembaga perbankan harus mengalokasikan 20 persen porto folio kreditnya bagi sektor UMKM.
Bien juga siap menambah jaringan BJB di berbagai titik, meski masih ada beberapa unit kantor cabang yang belum dapat beroperasi, misalnya di kawasan Tebet, Jakarta.
"Sebenarnya, kantornya sudah ada. Tapi, kami belum dapat beroperasi. Itu karena kami masih menunggu izin BI. Kami harap, BI menerbitkan izin itu dalam waktu yang tidak lama sehingga kami dapat segera mengoperasikan beberapa kantor tersebut agar kinerja pada 2013 dapat lebih meningkat," kata Bien. (Tribun Jabar/Erwin)
Baca juga:
- Mobil Murah, Tunggu Beleid Pemerintah
- Asing Dongkrak Industri Pengolahan Kakao Indonesia
- Pemerintah Produksi Vaksin Flu Burung Januari 2013
- Sepeda Motor Honda Sabet Penghargaan Emisi Terbaik KLH