Tahun Ini Banyak Polisi Melanggar Kode Etik
Praktisi Hukum Syai Rangkuti menilai angka dari tahun ini dan dibandingkan tahun sebelumnya jumlah polisi yang dipecat meningkat
Laporan Wartawan Tribun Medan, Akbar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Praktisi Hukum Syai Rangkuti menilai angka dari tahun ini dan dibandingkan tahun sebelumnya jumlah polisi yang dipecat meningkat. Artinya, tahun ini banyak personel polisi yang melanggar kode etik sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
Bahkan institusi Polri ini memecat secara tidak hormat dan kasusnya pun beragam. “Apalagi salah satu personel polisi ada yang menggunakan narkoba. Memang banyak kita temukan personel polisi yang ditangkap karena keterlibatannya dalam kasus narkoba. Enggak hanya personel polisi saja yang terlibat narkoba. Pegawai institusi pemerintah lainnya juga sering tersangkut hukum karena keterlibatan narkoba,” kata Rangkuti kepada Tribun Medan, Sabtu (29/12/2012).
Seharusnya, personel polisi dan institusi pemerintah lainnya menjadi contoh kepada masyarakat. Apalagi polisi yang tugasnya melindungi dan mengayomi masyarakat.
“Kita juga sering menemukan personel polisi yang melakukan tindak kekerasan pada warga sipil. Jadi kita berharap pimpinan di tubuh Polri ini terus melakukan kontrol kepada bawahannya,” katanya.
Sepanjang tahun 2012, ada 7 orang polisi yang diberhentikan secara tidak hormat atau dipecat. Hal ini dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Medan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Beno P Sidabutar.
Baca juga:
- Absensi Sidik Jari Diberlakukan Usai Tahun Baru
- 2013 PU Balikpapan Fokuskan Pembebasan Lahan
- Oknum TNI Kena Razia Saat Ngamar di Hotel Melati
- Dirazia, Mahasiswi Ngamar Dengan Pacarnya di Banjarbaru