Senin, 1 September 2025

Ardina Rasti Dianiaya Mantan Pacar

Ardina Rasti Tak Menyangka Eza Gionino Ternyata Kejam

Ardina Rasti tak menyangka Eza Gionino, kekasihnya itu, mengingkari ucapannya. Tindakannya begitu kejam.

Penulis: Willem Jonata
zoom-inlihat foto Ardina Rasti Tak Menyangka Eza Gionino Ternyata Kejam
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Pemain film, RA Ardina Rasti Widiani atau Ardina Rasti saat melakukan konferensi pers terkait kekerasan yang menimpanya yang telah dilakukan oleh mantan pacarnya, Eza Gionino, di Plaza Pondok Indah 2, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2013). (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ardina Rasti tak menyangka Eza Gionino, kekasihnya itu, mengingkari ucapannya. Pada Juni 2012, Eza kembali melakukan penganiayaan serupa terhadapnya. Tidak hanya melakukan tindakan kekerasan tetapi juga memakinya dengan menyebutkan nama binatang.

Kejadian itu, terjadi di kediamannya, yang terletak di Bintaro. Saat itu, ia baru pulang dari lokasi syuting di Puncak, Bogor. Emosi Eza memuncak karena Rasti tidak mengindahkan larangannya untuk tidak melakoni syuting. Bahkan, Eza juga mengancam untuk memutuskan hubungan cintanya.

"Dia bilang kalau tetap jalan ke puncak (untuk syuting) kami putus. Dia emosi dan lemparkan kata-kata binatang," ucap sembari terisak, Kamis, (10/1/2013), saat ditemui Tribunnews.com di kantor notaris di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Sepulang dari Puncak, Eza kemudian datang ke kediamannya dan mengungkapkan penyesalannnya karena mengucapkan kata putus. "Ternyata dia bukannya meminta balikan, tetapi melakukan tindakan penganiayaan selama dua jam," terangnya.

"Kalau yang pertama posisinya fisik yang parah, yang kedua lebih psikis. Saya enggak menyangka dia begitu kejam. Katanya cinta dan mau ajak menikah," ucapnya terisak.

Rasti saat itu tidak mungkin menuruti keinginan Eza untuk tidak melakoni syuting. Sebab, ia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apalagi, rating FTV yang dibintanginya sedang bagus-bagusnya.

"Sampai akhirnya saya tetap memaksaan mengambil job. Karena saya enggak bisa bayar listrik dan cicilan lainnya," ucapnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan