DPR: Dahlan Iskan Pencopet yang Jadi Jenderal
Anggota Komisi VII DPR RI, Alimin menilai Dahlan Iskan, lihai dalam memanipulasi angka anggaran belanja.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Alimin menilai Dahlan Iskan, lihai dalam memanipulasi angka anggaran belanja.
Menurut Alimin, Dahlan Iskan hanyalah seorang pencopet yang pintar. Hal ini dijelaskan Alimin saat mengetahui anggaran perbaikan di gardu Graha Pena, Surabaya membengkak.
"Dahlan Iskan itu sebagai Naga Bonar yang berprofesi sebagai pencopet yang akhirnya diangkat sebagai Jenderal," ujar Alimin di komisi VII DPR, Rabu (6/2/2013).
Dijelaskan sebelumnya, gardu listrik di Graha Pena rusak akibat kerusakan kabel. Sebagai pemilik pembangkit listrik, akhirnya pihak Graha Pena membayar selisih dari kerugian kerusakan gardu listrik sebesar Rp 149 juta.
Sebelumnya, pada 2001, tim Operasi Penertiban Aliran Listrik (Opal) dari rayon PLN Mayjen Sungkono Surabaya menemukan indikasi pencurian listrik di kantor pusat Jawa Pos, Gedung Graha Pena Surabaya. Pencurian listrik berdaya 1.600 KVA itu diprediksi merugikan Negara miliaran rupiah. Tim Opal kemudian menetapkan denda sebesar Rp 2 miliar.