Awas! Rambut Bayi Anda Terinfeksi Jamur
Bukan hanya menghalangi pertumbuhan keindahan mahkota bayi namun, perlu kita waspadai bisa berakibat buruk pada kesehatan.
TRIBUNNEWS.COM - Ada beberapa gangguan yang mungkin terjadi pada rambut bayi. Bukan hanya menghalangi pertumbuhan keindahan mahkota bayi namun, perlu kita waspadai bisa berakibat buruk pada kesehatan.
* Gangguan Karena Infeksi Jamur
Rambut bayi paling sering kena infeksi jamur, karena di kulit kepala terdapat banyak kelenjar lemak yang disukai jamur. Pengobatan biasanya dilakukan dengan obat antijamur yang diberikan oleh dokter.
* Kerak kepala atau seboroik.
Diduga kemunculannya akibat pengaruh produksi hormon androgen ibu selama kehamilan sehingga kelenjar lemaknya aktif. Kelenjar lemak kulit keluar dari tempat yang sama dengan keluarnya rambut. Jika kelenjar lemak sangat aktif, lemak akan diproduksi lebih banyak. Nah, lemak inilah yang akan menimbulkan lapisan kerak. Meski tidak membahayakan, kerak ini mengganggu kenyamanan dan dapat mengganggu pertumbuhan rambut sehat karena menjadi tempat berkembangbiaknya kuman. Bahan-bahan antiseboroik membantu mempercepat pengelupasan.
* Infeksi bakteri.
Bisul-bisul di kepala bisa menandakan adanya infeksi bakteri. Dengan menjaga kebersihan kepala bayi, bisul biasanya akan hilang sendiri. Kadang, dokter akan memberikan antibiotik untuk mengatasi infeksinya.