Sebelum Anarkis, Korlap Aksi IAIN Propaganda via Facebook
"Saya tidak bisa mengomentari itu. Biarlah hal itu diselidiki polisi dulu,"elaknya.
Laporan dari Musahadah wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Sehari sebelum terjadi demonstrasi anarkis di rektorat IAIN Sunan Ampel Surabaya, sempat terjadi propaganda via facebook yang diunggah Marlaf sucipto, korlap aksi.
Dalam status facebooknya, Senin pukul 13.18 WIB, Marlaf menguraikan strategi aksinya.
"Part 1: aksi tutup mulut. Part 2: aksi tutup mulut dengan selebaran. Part 3: aksi paripurna,"tulisnya dalam status.
"Jika part 1 tidak mempan, part 2 dilanjutkan. Jika part 2 tidak mempan mapa part 3 diturunkan. Jika part 3 tidak mempan, demonstran yang sempat menduduki senayan pada tahun 1998 sangat mungkin akan terulang di IAIN Sunan Ampel,"ancamnya.
Rektor IAIN Prof Abdul A'la mengaku sudah melihat status tersebut.
Namun dia enggan mengomentari saat ditanya apakah ada skenario kudeta dalam demonstrasi kemarin.
"Saya tidak bisa mengomentari itu. Biarlah hal itu diselidiki polisi dulu,"elaknya.
Dikatakan A'la, di kasus ini pihaknya sudah menyerahkan proses hukumnya ke polisi.
Dia tidak mau menduga-duga apakah aksi itu murni dilakukan mahasiswa atau ada pihak lain di belakangnya.
"Proses hukum ini biarlah menjadi pembelajaran bagi mereka karena jelas mereka telah melakukan kesalahan dengan menghancurkan aset negara,"katanya.