Kamis, 11 Juni 2026

Transaksi Pengadaan Hulu Migas Capai Rp 91 Triliun

Penggunaan jasa perbankan nasional dalam transaksi pengadaan barang dan jasa di industri hulu migas menunjukkan tren peningkatan.

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggunaan jasa perbankan nasional dalam transaksi pengadaan barang dan jasa di industri hulu migas menunjukkan tren peningkatan.

Tahun lalu, transaksi pengadaan melalui bank umum nasional tercatat sebesar 9,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 91 triliun).
Jumlah ini meningkat signifikan dibanding 2009 yang jumlahnya sekitar 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 38,5 triliun).

“Secara total sejak 2009, transaksi pengadaan lewat perbankan nasional mencapai 24,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 235 triliun,” kata Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), J Widjonarko, Kamis (7/3/2013).

Tidak hanya pelibatan perbankan nasional. Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) juga memperlihatkan keberpihakan sektor strategis ini dalam peningkatan kapasitas nasional. Berdasarkan data SKK Migas, nilai capaian komitmen pengadaan barang/jasa di industri hulu minyak dan gas bumi pada 2012 tercatat 16,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 160 triliun).

Dari jumlah tersebut, komitmen penyerapan TKDN sebesar 60,1 persen atau senilai 8,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 85 triliun). Pada 2011, nilai komitmen pengadaan barang/jasa mencapai11,81 miliar dollar AS dengan TKDN 60,6 persen.

"Dari angka-angka tersebut terlihat komitmen pengadaan dengan menggunakan TKDN dapat dijaga sekitar 60 persen," jelas Widjanarko.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved