PT Rajawali Nusantara Indonesia Dapat Izin Impor Daging Sapi

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akhirnya mendapat izin untuk mengimpor daging sapi

PT Rajawali Nusantara Indonesia Dapat Izin Impor Daging Sapi
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pekerja membersihkan kandang sapi impor Australia di salah satu peternakan di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013). Untuk program percepatan impor dari kuartal IV 2013 ke kuartal III 2013, Kementerian Perdagangan mengeluarkan surat persetujuan impor sapi bakalan kepada sembilan importir terdaftar. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akhirnya mendapat izin untuk mengimpor daging sapi. Izin tersebut didapatkan RNI dari Kementerian Pertanian.

Rencananya RNI akan mengimpor sapi betina dari negara Australia. Pengajuan izin impor sudah dilakukan perusahaan BUMN tersebut sejak tahun lalu.

"Menteri Pertanian Suswono sudah menyebutkan (impor sapi) untuk RNI," ujar Dahlan Iskan, Kamis (17/10/2013).

Dahlan menjelaskan alasan Suswono akhirnya memberi izin impor sapi kepada RNI, karena perusahaan swasta belum ada yang mengajukan diri untuk melakukan impor.

"Mentan sudah membuka (impor) sapi bakalan karena menurutnya belum ada pengusaha swasta yang mau impor," ungkap Dahlan.

Dalam pelaksanaannya, setiap bulan RNI siap mengimpor sapi betina produktif sebanyak 1.000 ekor per bulan, sapi pedet 1.500 ekor, sapi bakalan 3.000 ekor, sapi potong 3.000 ekor. Jumlah tersebut bisa bertambah jika pasokan dalam negeri membutuhkan.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved