Senin, 20 April 2026

Chile Bakal Genjot Ekspor Pangan dan Minuman Wine ke Indonesia

Pada semester I 2025, nilai ekspor Chile ke dunia mencapai hampir USD 52 juta, meningkat 9,2 persen.

Diaz/Tribunnews
INDONESIA CHILE - ProChile selaku badan promosi ekspor Chile di bawah Kementerian Luar Negeri Chile, menggelar Chile-Indonesia Trade Engagement Seminar di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (8/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chile ingin menggenjot ekspor ke negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia.

Berdasarkan catatan ProChile, pada semester I 2025, nilai ekspor Chile ke dunia mencapai hampir USD 52 juta, meningkat 9,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Dari jumlah ekspor tersebut, lebih dari setengahnya menjangkau negara-negara Asia.

Namun, negara-negara ASEAN menerima kurang dari 2 persen dari total ekspor Chile.

Baca juga: Chile Tertarik Impor Mobil Listrik dari Indonesia Lewat Perjanjian Dagang IC-CEPA

"Sebagian besar ekspor justru dikirim ke China, India, Jepang, dan Korea. Karena itu, kita perlu memperluas peluang di kawasan ASEAN, khususnya Indonesia," kata General Director ProChile, Ignacio Fernández, dalam acara Chile-Indonesia Trade Engagement Seminar di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (8/9/2025).

Produk ekspor yang akan digenjot antara lain pangan yang sehat, aman, dan diproduksi secara berkelanjutan, serta wine (minuman beralkohol) berkualitas tinggi. 

Ekspor jasa juga mencatat rekor tertinggi, mencapai hampir 1,6 miliar dolar AS di angka ekspor global.

Nilai ekspor ke Indonesia pada paruh pertama tahun ini baru mencatat sekitar 35 juta dolar AS, menunjukkan adanya potensi besar untuk peningkatan di perdagangan bilateral.

"Kami yakin hubungan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang," ujar Ignacio.

Pada Senin ini, ProChile selaku badan promosi ekspor Chile di bawah Kementerian Luar Negeri Chile, menggelar Chile-Indonesia Trade Engagement Seminar di Hotel Fairmont Jakarta.

Mengusung tajuk “Unlocking Opportunities & Building Synergies”, forum mempertemukan para penyusun kebijakan dan pemimpin perdagangan untuk memperdalam kerja sama bilateral. 

Selain itu, untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi baru, serta menegaskan peran kepercayaan, kualitas dan inovasi dalam diplomasi ekonomi.

Selain Ignacio, delegasi Chile dihadiri oleh Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chila Claudia Sanhueza dan para pemimpin bisnis asal Amerika Latin.

Pemimpin bisnis yang hadir antara lain datang dari sektor pertanian dan pangan (agrifoods), perikanan (seafoods), anggur dan minuman beralkohol (wines and
spirits).

Dalam forum ini, mereka bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Fajarini Puntodewi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved