Dahlan Menyesal Tak Mampu Selamatkan Merpati

Dahlan Iskan mengakui ada satu kegagalannya selama menjabat sebagai menteri yakni tidak bisa menyelamatkan Merpati Nusantara Airlines.

Dahlan Menyesal Tak Mampu Selamatkan Merpati
Tribunnews/Herudin
Pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014). Dalam aksi tersebut mereka menuntut pembayaran gaji yang belum dibayarkan selama delapan bulan serta uang Tunjangan Hari Raya (THR). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Menjelang akhir jabatannya sebagai Menteri BUMN. Dahlan Iskan mengakui ada satu kegagalannya selama menjabat sebagai menteri yakni tidak bisa menyelamatkan Merpati Nusantara Airlines.

Dalam bincang-bincang santai dengan wartawan di kediaman Dahlan Iskan di Surabaya. Dahlan mengakui penyesalannya tidak dapat menyelamatkan Merpati Air selama ia menjabat sebagai Menteri BUMN.

"Saya merasa dilema. Keinginan untuk menyelamatkan Merpati tapi kemampuan keuangan negara untuk menyelamatkan Merpati juga berat," kata Dahlan pada Kamis (2/10).

Ia berharap menteri baru BUMN bisa punya solusi untuk Merpati Air Lines nantinya. Seperti diketahui, kini total utang Merpati sudah mencapai Rp 7,9 triliun kepada pemerintah, BUMN dan swasta. Salah satu opsi pelunasan utang adalah dengan mengonversi utang menjadi saham. Jika konversi disetujui, Merpati masih memiliki pekerjaan rumah untuk membereskan kerugian yang dialaminya selama ini sekitar Rp 7,2 triliun.(Mona Tobing)

Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved