Menkominfo: Keberadaan Perusahaan Digital akan Buka Banyak Lapangan Kerja
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan perusahaan digital ekonomi dari berbagai sektor mampu menyerap lapangan kerja.
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak perusahaan ritel konvensional mulai gulung tikar satu persatu. Hal ini disebabkan adanya pergeseran masyarakat yang beralih beli barang di via toko online.
Baca: Menkominfo Minta Pelaku Bisnis Konvensional Hati-hati Jangan Tersapu Perusahaan Digital
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan perusahaan digital ekonomi dari berbagai sektor mampu menyerap lapangan kerja.
Baik perusahaan e-commerce sampai finansial keuangan menurut Rudiantara mampu membuka lowongan kerja baru di dalam negeri.
"Justru dengan digital ekonomi membuat lapangan kerja baru," ujar Rudiantara kepada Tribunnews.com di acara SHIFT!, Jakarta, Minggu (15/10/2017).
Rudiantara menyebut salah satu contohnya pengusaha makanan dan minuman harus menyewa gerai terlebih dahulu untuk melakukan bisnis. Namun adanya digital ekonomi, para pelaku usaha kata Rudiantara cukup memasak lewat dapurnya masing-masing saja.
"Biasa menjual lewat restauran, harus sewa ruang. Sekarang dari dapur sudah bisa kirim itu sudah membuka lapangan kerja baru," ungkap Rudiantara.
Mantan Komisaris Telkom Indonesia itu memaparkan satu perusahaan e-commerce saja bisa membuka 80 persen lapangan kerja baru. Karena perusahaan digital ekonomi kata Rudiantara menggandeng banyak UMKM dalam membantu penjualan produknya.
"80 persen UMKM terserap, yang tadinya belum pernah bisnis atau belum pernah menggunakan teknologi digital, mungkin pernah berbisnis tapi tidak menggunakan teknologi digital. Berarti tambahan lapangan pekerjaan baru," kata Rudiantara.