Kamis, 2 Juli 2015
Tribunnews.com

Neil Amstrong yang Dikagumi Sekaligus Sering Dilecehkan

Minggu, 26 Agustus 2012 08:35 WIB

Neil Amstrong yang Dikagumi Sekaligus Sering Dilecehkan
Istimewa
Pendaratan di bulan oleh Neil Amstrong yang kontroversial itu.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -

Aneh, di bulan nggak ada angin kok bendera Amerika Serikat berkibar-kibar seperti di tiup angin?

Aneh, di bulan nggak ada atmosfer kok bintang-bintang tampak redup seperti kalau melihat dari bumi? Harusnya kan, terlihat terang-benderang karena tak tertutup atmosfer? Itu adalah sekelumit keraguan banyak pihak tentang benar tidaknya Neil Amstrong pernah mendarat di bulan.

Ninok Leksono, seorang wartawan senior bidang Iptek dari Harian Kompas pernah menulis teka-teki dan misteri Neil Amstrong pernah ke bulan, baik dari sisi yang meragukan maupun dari bukti-bukti ilmiahnya.

Ya., pendaratan di Bulan-yang pertama dilakukan oleh astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong, 20 Juli 1969-telah dicatat dalam sejarah sebagai salah satu pencapaian paling besar dari umat manusia.

Namun, kini, setiap kali orang ingin merayakannya, berseliweran artikel yang melecehkannya. Kini memang dikenal istilah "kontroversi pendaratan di Bulan", atau malah "The Great Moon Hoax" atau "Kebohongan Bulan yang Hebat".

Menurut Dr Tony Phillips, seorang pendidik sains, di situs Science@NASA, semua bermula ketika stasiun televisi Fox menayangkan program TV berjudul "Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?" 15 Juli 2001.

Halaman1234
Penulis: Agung Budi Santoso
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas