Jumat, 15 Mei 2026

Daftar Menteri Jepang Terlibat Skandal Keuangan

Masalah uang terlalu sensitif di Jepang sehingga ketahuan sedikit saja tidak dilaporkan ke pemerintah, menjadi skandal dan berakibat pengunduran diri.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kabinet kedua PM Jepang Shinzo Abe per tanggal 3 September 2014. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemberitaan di Jepang, Senin (20/10/2014) hari ini diramaikan dengan berhentinya dua menteri Jepang. Terutama menteri yang terkena skandal keuangan di Jepang. Masalah uang terlalu sensitif di Jepang sehingga ketahuan sedikit saja tidak dilaporkan ke pemerintah, menjadi skandal dan berakibat pengunduran diri, bukan hanya menteri tetapi juga Perdana Menteri Jepang di masa lalu.

Banyak menteri Jepang yang telah mengundurkan diri terkait skandal keuangan di Jepang. Berikut daftar menteri yang terkait skandal keuangan mulai tahun 2006 hingga kini:

Kabinet Shinzo Abe

Pada saat Abe menjadi PM Jepang pertama kali tahun 2006-2007, Sada Genichiro, Menteri Reformasi Regulator tahun 2006 akhirnya mengundurkan diri pada bulan Desember 2006. Sada terkait skandal keuangan sebesar 78 juta yen yang tak dapat dijelaskan rinci kepada parlemen.

Masih dalam masa kepemimpinan Abe tersebut, Matsuoka Toshikatsu, Menteri Pertanian Kehutanan, Perikanan, akhirnya bunuh diri Januari 2007 akibat skandal keuangan 20 juta yen.

Kemudian bulan Juli 2007, Norihiko Akagi, Menteri Pertanian Kehutanan, Perikanan, terkena skandal uang 76 juta yen.

Penerusnya yaitu Endo Takehiko, Menteri Pertanian Kehutanan, Perikanan, juga mengundurkan diri karena skandal uang pada bulan September 2007

Berlanjut pada Kabinet Partai Demokrat (DPJ) yang dipimpin oleh Naoto Kan.

Menterinya bernama Arai Satoshi sebagai Sekretaris Strategi Nasional Negara akhirnya mengundurkan diri akibat skandal keuangannya bulan Juni 2000.

Menyusul Menteri Luar Negeri Maehara Seiji bulan Maret 2011 mengundurkan diri karena menerima uang dari seorang ibu keturunan Korea, yang sudah sangat dekat dengannya seperti ibunya sendiri. Hanya menerima uang 50.000 yen saja, mengundurkan diri.

Pada pemerintahan kabinet yang dipimpin Yoshihiko Noda beberapa bulan, menterinya juga mengundurkan diri. Menteri kabinet bidang kehakiman, Tanaka Keishu diduga kuat menerima uang dari orang asing dan ada dugaan terlibat dengan kelompok Yakuza. Tanaka mengundurkan diri bulan Oktober 2012, dua bulan sebelum Abe terpilih menjadi PM Jepang kembali.

Kini 20 Oktober 2014 dua menteri Abe mengundurkan diri dan satu di antaranya, Yuko Obuchi terkait skandal uang puluhan juta yen tak dilaporkan ke pemerintah di masa lalu, akhirnya mengundurkan diri juga.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved