Kamis, 11 Juni 2026

Pro Kontra Kenaikan PPN Jepang

Pertimbangan dari berbagai anggota dan tokoh masyarakat Jepang mulai dilakukan Selasa (4/11/2014) kemarin oleh tim komisi ekonomi pemerintah.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Foto Fuji TV
Daftar 8 tokoh yang mendukung dan menentang kenaikan PPN menjadi 10 persen. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertimbangan dari berbagai anggota dan tokoh masyarakat Jepang mulai dilakukan Selasa (4/11/2014) kemarin oleh tim komisi ekonomi pemerintah yang khusus membidangi pajak pertambahan nilai (PPN) diketuai oleh Akira Amari, Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang.

Delapan tokoh Jepang terbagi dua pendapat, lima mendukung kenaikan dan tiga orang menentang atau meminta penundaan kenaikan PPN.

Lima pendukung kenaikan PPN per 1 April 2015 adalah Mimura Akio dari Kamar Dagang dan Industri Jepang, Suda Yoshiaki, Wali Kota Onagawa perfektur Miyagi, Koga Nobuyuki dari Keidanren yang juga Chairman Nomura Securities Co.Ltd., Kato Junko dari Universitas Tokyo dan Ito Takatoshi dari National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS).

Sedangkan tiga tokoh yang meminta untuk diundurkan kenaikan PPN adalah Hamada Kouichi dari kantor Sekretariat Kabinet PM Jepang Kouno Yasuko, Sekjen Organisasi Konsumen nasional Jepang (Shodanren), dan Ogiue Chiki Pemred Synodos.

Dalam penelitian yang dilakukan JNN 1 dan 2 November lalu, ada hal menarik yaitu 71 persen atau naik 3 persen  dibandingkan survei sebelumnya, bahwa masyarakat Jepang tenyata menentang keras kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 8 persen saat ini menjadi 10 persen pada tanggal 1 April 2015 mendatang.

Dengar pendapat tokoh masyarakat Jepang akan dilanjutkan tanggal 13 November (9 orang), 14 November (9 orang), 17 November (10 orang), dan 18 November (9 orang) mendatang dari berbagai tokoh yang berbeda baik dari daerah, dari kalangan finansial dan sebagainya.

Tags
Jepang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved