Peraih Nobel Ini Sebut Uni Eropa Contoh Sukses Globalisasi

Globalisasi menurut Peraih Nobel Perdamaian Tahun 2012 membawa nilai positif bagi kemanusiaan, khususnya yang ia alami di Uni Eropa

Peraih Nobel Ini Sebut Uni Eropa Contoh Sukses Globalisasi
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Jose Manuel Barroso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah berbagai debat seputar keluarnya Inggris dari Uni Eropa, Jose Manuel Barroso, berpendapat Uni Eropa adalah contoh sukses bagaimana globalisasi terjadi.

Globalisasi menurut Peraih Nobel Perdamaian Tahun 2012 membawa nilai positif bagi kemanusiaan, khususnya yang ia alami di Uni Eropa.

“Saya mendukung globalisasi yang menjawab (tantangan) nilai-nilai kemanusiaan," kata Barroso saat kuliah umum yang bertajuk “From National to Regional and Global Governance” yang diselanggarakan Universitas Prasetiya Mulya, bekerjasama dengan Yayasan Perdamaian Internasional atau International Peace Foundation (IPF) berbasis di Vienna, Italia di Jakarta belum lama ini.

Dikatakannya, nilai-nilai yang selama ini dihayati bersama di masyarakat Uni Eropa, martabat manusia, kebebasan, hak-hak asasi manusia, anti-diskriminasi berbasis jender, agama dan suku.

Ia menyanggah pendapat yang menyatakan Uni Eropa gagal dengan peristiwa keluarnya Inggris dari Masyarakat Uni Eropa, yang dikenal dengan istilah Brexit.

“Keluarnya Inggris tak serta merta meniadakan sejarah panjang masyarakat Eropa dan dunia yang diuntungkan dengan integrasi Eropa,” katanya. Seraya menambahkan karenanya Uni Eropa merupakan contoh keberhasilan globalisasi.

Dalam globalisasi di masyarakat Uni Eropa, terjadi pertukaran bukan hanya barang dan jasa secara leluasa, tetapi juga gagasan, ilmu, tenaga ahli yang saling mengisi dan memerlukan pendekatan bersama yang mengandaikan adanya tanggungjawab bersama dan solidaritas.

Ia mengakui tak bisa mengabaikan adanya kepentingan nasional di semua negara. “Tetapi tidak  bisa melihat hak-hak kita lebih penting dari yang lain,” ungkapnya.

Kuliah Barroso itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan The 6th ASEAN “Bridges Dialogues Towards a Culture of Peace”, yang diselenggarakan oleh IPF di Indonesia, Filipina, Singapura, Tailand, dan Vietnam, dari Januari hingga Maret 2017 mendatang.

Di sesi pembuka yang diselenggarakan secara internal bersama dua pembicara dari Universitas Prasetiya Mulya, Achmad Setyo Hadi dan Waluyo Martowiyoto, Barroso membagikan pengalaman perjalanan panjang negara-negara di Eropa dalam menghadapi multikulturalisme.  

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help