Sayap Peluru Kendali Jepang Pesawat F15 Hilang, Angkatan Udara Melapor ke Polisi

Pesawat tempur F15 sebelumnya menuju Wakkanai Hokkaido untuk misi peringatan terhadap pesawat

Sayap Peluru Kendali Jepang Pesawat F15 Hilang, Angkatan Udara Melapor ke Polisi
NHK
Contoh sayap yang ada di peluru kendali (rudal) Jepang, ada yang hilang dilaporkan ke polisi hari ini (5/10/2017). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sayap peluru kendali (rudal) dari pesawat tempur canggih Jepang F-15 diketahui hilang dan Angkatan Udara Jepang (ASDF) melaporkan kehilangan itu kepada polisi hari Kamis ini (5/10/2017).

"Bagian metal rudal dari F15 yang hilang itu dari pangkalan udara di Chitose Hokkaido," papar sumber Tribunnews.com Kamis ini (5/10/2017).

Kehilangan itu baru diketahui jam 9:30 pagi ini (5/10/2017) dan langsung penjagaan semakin diperketat di sekitar pangkalan angkatan udara tersebut. Penyelidikan polisi pun juga ikut dilakukan di sekitarnya.

Panjang sayap sekitar 45 cm, dengan berat sekitar 4.5 kg dan tidak ada amunisi atau bubuk senjata api di dalamnya. Hanya metal saja.

Pesawat tempur F15 sebelumnya menuju Wakkanai Hokkaido untuk misi peringatan terhadap pesawat yang tidak teridentifikasi memasuki wilayah Jepang tanggal 5 Agustus lalu.

Namun sejak saat itu sampai pagi ini tak ada yang sadar kalai sayap rudalnya hilang.

Barulah sekitar jam 9:30 pagi ini ada petugas yang memeriksa dan kaget melihat kehilangan sayap tersebut.

Baca: Maehara: Tugas Kami Menjatuhkan PM Jepang Shinzo Abe

Diperkirakan oleh ASDF sayap tersebut jatuh di laut atau daerah pegunungan di Hokkaido.
Tidak ada kerusakan apa pun dalam laporan yang diterima selama ini.

Pihak pemda dan kepolisian telah dikontak diinformasikan oleh ASDF pagi ini yang segera melakukan pengawasan dan pelacakan lebih lanjut sesuai jalur pesawat tempur tersebut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help