Anjing Poodle Lepas, 14 Penerbangan di Bandara Haneda Tokyo Jepang Jadi Terlambat

Sekitar jam 8:50 pagi ini para petugas bandara Haneda berusaha menangkap seekor anjing Poodle

Anjing Poodle Lepas, 14 Penerbangan di Bandara Haneda Tokyo Jepang Jadi Terlambat
Richard Susilo
Bandara Haneda Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gara-gara anjing poodle milik penumpang kabur ke landasan pacu pesawat Bandara haneda Tokyo Jepang pagi ini (9/10/2017), sebanyak 14 Penerbangan terpaksa jadi terlambat pemberangkatannya.

"Sekitar jam 8:50 pagi ini para petugas bandara Haneda berusaha menangkap seekor anjing Poodle yang kabur dari pesawat Japan Airlines 907 yang menuju Naha Okinawa," ungkap sumber Tribunnews.com Senin ini (9/10/2017).

Anjing yang ada di dalam keranjang khususnya, entah bagaimana ternyata bisa terbuka kandangnya dan kabur lari ke landasan pacu A bandara Haneda pagi ini.

Setelah kerjasama dengan pemiliknya yang kemudian turun kembali dari pesawatnya, akhirnya setelah 40 menit anjing tersebut tertangkap kembali.

Akibat kejadian ini bandara Haneda terutam pesawat yang menggunakan dua landasan pacu A jadi terlambat dan mempengaruhi penerbangan 14 pesawat terbang pagi tadi sehingga semua pemberangkatan pesawat tersebut terlambat.

Japan Airlines meminta maaf segera, "Kami minta maaf sedalamnya atas ketidaknyamanan ini dan akan terus melakukan tindakan yang lebih baik lagi agar tidak terjadi di masa mendatang."

Semula pesawat seharusnya sudah mesti berangkat jam 8:55 dari bandara Haneda. Namun dengan lepasnya anjing tersebut dari kandangnya, terpaksa dilakukan pencarian dan penundaan pemberangkatan.

Petugas mencari bahkan sampai ke titik No. 24 di bagian utara gedung terminal No.1 Haneda dan meminta kerjasama pemiliknya juga untuk ikut menangkapnya.

Jam 9:31 akhirnya tertangkap juga anjing tersebut.

Pihak JAL sedang mencari tahu penyebab lepasnya anjing tersebut akibat kesalahan petugas darat di lapangan yang gagal memasukkan anjing ke dalam bagasi pesawat terbang bahkan lepas dari kandangnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help