Gempa di Perbatasan Iran-Irak Sudah Tewaskan 348 Orang, Diperkirakan Terus Bertambah

"Banyak pasien dan staf rumah sakit yang terkubur di balik puing-puing reruntuhan rumah sakit, jadi penanganan medis tidak bisa dilakukan,"

Gempa di Perbatasan Iran-Irak Sudah Tewaskan 348 Orang, Diperkirakan Terus Bertambah
(The Guardian/Getty Images/Anadolu Agency)
Bangunan rusak akibat gempa di Sulaimaniya, Irak. (The Guardian/Getty Images/Anadolu Agency) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, TEHRAN - Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang terjadi di perbatasan Iran-Irak dikatakan sudah menewaskan 348 orang dan diperkirakan masih terus bertambah.

Gempa mengguncang daerah perbatasan Iran-Irak, Minggu (12/11/2017) pukul 21.18 waktu setempat, menurut Badan Survei Geologi AS (USGS).

Baca: Polisi Hentikan Interogasi Karena Tersangka Kentut Berulang Kali

Titik gempa dikatakan berpusat di daerah pegunungan terpencil di Irak, sekitar 200 kilometer sebelah barat laut Baghdad dan 400 kilometer sebelah barat Tehran.

Media berita milik pemerintah Iran, IRNA, menyebutkan bahwa korban tewas sudah mencapai setidaknya lebih dari 340 orang, Senin (13/11/2017).

Baca: Suasana Haru Seorang Wanita Bertemu Pria Penerima Donor Wajah Mendiang Suaminya

Sedangkan, sudah ada 5.953 orang yang dinyatakan mengalami cedera.

Otoritas setempat mengatakan korban tewas diperkirakan akan terus bertambah seraya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) mencapai daerah-daerah terpencil Iran.

Gempa juga dikatakan Palang Merah Iran telah membuat lebih dari 70 ribu orang membutuhkan tempat pengungsian darurat.

Halaman
123
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help