Kecelakaan Lalu Lintas di Jepang Menurun, Korban Tewas Paling Banyak Didominasi Lansia

Kecelakaan lalu lintas di Jepang selama tahun 2017 menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kecelakaan Lalu Lintas di Jepang Menurun, Korban Tewas Paling Banyak Didominasi Lansia
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Data kecelakaan lalu lintas, lansia meningkat (garis hijau) namun secara keseluruhan menurun (garis merah). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kecelakaan lalu lintas di Jepang selama tahun 2017 menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun kecelakaan yang terjadi pada lansia usia 65 tahun ke atas justru meningkat.

"Secara umum keseluruhan jumlah kecelakaan dan yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama tahun 2017 menurun dan yang meninggal sejumlah 3.694 orang per tahun 2017 saja, berkurang 5,4 persen," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (5/1/2018).

Meskipun demikian jumlah yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dialami kalangan lansia usia 65 tahun ke atas justru semakin meningkat.

Baca: Anak Muda Indonesia Banyak yang Tak Mengenal Ratna Sari Dewi, Perempuan Jepang Istri Soekarno

Sebanyak 2020 orang lansia meninggal selama tahun 2017.

Jumlah yang meninggal akibat kecelakaan tahun 2017 terendah dibandingkan tahun 1948.

Jumlah meninggal akibat kecelakaan tertinggi tahun 1970 dengan jumlah 16.765 orang meninggal per tahun saat itu.

Jumlah kecelakaan fatal akibat menyetir setelah minum alkohol sebanyak 201 kasus sama dengan jumlah di tahun 2015 tapi turun 5,6 persen dibandingkan tahun 2016, jumlah kecelakaan terkecil dalam 90 tahun terakhir.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help