Pemasok 'Lady Escort' di Jerman Sebut Ada Politisi Indonesia yang Jadi Pelanggan Mereka

Beberapa di antara politisi tersebut bahkan menghabiskan uang 10 ribu euro (sekitar Rp 170 juta) per bulan demi wanita-wanita tersebut.

Pemasok 'Lady Escort' di Jerman Sebut Ada Politisi Indonesia yang Jadi Pelanggan Mereka
Net
Ilustrasi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Politisi dari beberapa Partai politik (Parpol) besar di Indonesia disebut-sebut menjadi "pelanggan" Cinderella Escorts (CE), agensi pemasok wanita (escort lady) yang berbasis di Jerman.

Beberapa di antara politisi tersebut bahkan menghabiskan uang 10 ribu euro (sekitar Rp 170 juta) per bulan demi wanita-wanita tersebut.

Baca: Beredar Foto Lucinta Luna Saat Masih Kecil, Kakak Kelas: Dari SD Memang Sudah Melambai

"Ada beberapa politikus parpol terkemuka Indonesia yang memakai jasa wanita CE. Dia menikmati kehidupan mewah salah satu wanita CE setiap bulan dengan 10.000 euro tanpa seks," ungkap  Jan Zakobielski (20) pemilik dan pendiri CE yang masih berusia 19 tahun dalam wawancara eksklusif Tribunnews.com dengannya lewat email. 

Saat ditanya identitas politikus tersebut, Jan menolak membeberkannya.

"Saya tidak akan mengungkapkan rincian data nasabah kami. Itu pasti. Ini adalah informasi yang sangat rahasia. Demikian pula soal transaksi kami, finansial kami tak akan kami ungkapkan."

Berikut petikan wawancara koresponden Tribunnews di Tokyo dengan Jan Zakobielski.

Apakah anda benar-benar telah melakukan kontak dan kontrak dengan mereka?

"Tentu saja kami telah melakukan kontrak dengan mereka. Saya tidak bisa berbicara tentang nama mereka. Kami sudah menyelesaikan kontrak dengan baik dan kami rahasiakan dengan baik. Saya hanya bisa memberi tahu Anda beberapa info lebih eksklusif. "

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help