Militer Israel Tidak Lagi Tertarik Serang Warga Gaza yang Terbangkan Layang-layang

Militer Israel akan menghentikan serangan yang menargetkan warga Palestina yang menerbangkan layang-layang dan balon pembakar di Jalur Gaza.

Militer Israel Tidak Lagi Tertarik Serang Warga Gaza yang Terbangkan Layang-layang
AFP/MOHAMMED ABED
Para pemuda Palestina mempersiapkan layang-layang yang akan dipasangi bom molotov sebelum diterbangkan ke wilayah Israel. 

TRIBUNNEWS.COM, TELAVIV - Militer Israel akan menghentikan serangan yang menargetkan warga Palestina yang menerbangkan layang-layang dan balon pembakar di Jalur Gaza.

Hal itu demi mencegah terjadi kekerasan di perbatasan Gaza.

Pejabat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut militer kini akan lebih memilih melancarkan serangan terhadap kelompok Hamas yang mengontrol Gaza.

Baca: WHO Tetapkan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental

Serangan terhadap target Hamas ini telah mulai dilancarkan pada Senin (18/6/2018) dengan sasaran lokasi yang diyakini merupakan fasilitas pembuatan dan persenjataan milik organisasi tersebut.

Perubahan taktik ini dipicu oleh tewasnya sejumlah warga Palestina, termasuk seorang remaja 13 tahun yang meninggal akibat luka yang disebabkan serangan militer Israel, pada Senin (18/6/2018).

Remaja itu tertembak pada bagian perut oleh anggota militer Israel saat terjadinya bentrokan di perbatasan Gaza, beberapa pekan sebelumnya.

Aksi protes oleh warga Palestina di Jalur Gaza turut diwarnai sejumlah layang-layang pembakar yang diterbangkan melintasi perbatasan dan memasuki wilayah Israel.

Baca: Asian Sailing Championship Diresmikan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Layang-layang pembakar itu telah memicu terjadinya puluhan kebakaran dan menimbulkan kerugian terhadap pertanian warga Israel. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kementerian Pertahanan kemudian memerintahan anggota militer Israel untuk menargetkan para penerbang layang-layang pembakar tersebut dan menganggapnya sebagai pelaku teror.

Beberapa media Israel menyebut hal ini dengan perang layang-layang.

Demikian diberitakan Newsweek. Aksi protes di perbatasan Jalur Gaza oleh ribuan warga Palestina telah dilancarkan sejak 30 Maret lalu dan kini dilaporkan sudah ada setidaknya 125 korban tewas dan ribuan luka-luka dari pihak Palestina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Militer Israel Tidak Lagi Bidik Warga Gaza yang Terbangkan Layang-layang"

Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help