Gadis Indonesia 21 Tahun Ini Jual Keperawanannya Lewat Cinderella Escort, Ditawarkan 100.000 Euro

Fela berusia 21 tahun ingin menjual keperawanannya untuk memberikan nafkah bagi keluarganya.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS. COM, TOKYO - Seorang gadis Indonesia bernama Fela ingin menjual keperawanannya kepada pembeli tertinggi dan memberikan harga sedikitnya 100.000 euro sebagai tawaran lelang pertamanya.

"Ini adalah penawaran warga Indonesia yang pertama kali dilakukan oleh Cinderella Escorts. jasa perantara penjual keperawanan berbagai wanita di dunia," papar sumber Tribunnews.com dari Cinderella Escorts Senin ini (10/9/2018).

Fela berusia 21 tahun ingin menjual keperawanannya untuk memberikan nafkah bagi keluarganya.

"Hi, nama saya Fela dari Indonesia berusia 21 tahun," menurutnya secara terbuka dalam videonya 1 menit 11 detik.

Fela ingin mendapat kehidupan yang lebih baik saja itulah sebabnya dia menjual keperawanannya.

"Saya hanya gadis sederhana dan bukan dari orang kaya. Uang hanya ditujukan dan mau dipakai untuk mendukung keluarga saya. Keluarga kami adalah keluarga yang  biasa, punya rumah punya mobil, hanya ingin jadi independen hidup saya. Itu saja daripada saya berikan keperawanan yang kemudian meninggalkan hidup saya nantinya," ungkap Fela mengungkapkan tujuan menjual keperawanannya.

Fela dengan tinggi 160 cm, berat 53 kilogram, rambut hitam, buah dada ukuran biasa tidak pernah operasi, alamiah,  mata kecoklatan, tidak ber tato.

Kesukaan Fela adalah main bulutangkis, nonton film dan mendengarkan musik. Suka steak dan seafood.

Minuman yang disukai adalah jus buah, milk tea, dengan parfum Dior yang disukai dan bunga mawar yang paling disukai.

 "Keperawanan Fela telah diperiksa dokter dan telah ada sertifikatnya," tambah sumber itu lagi.

Bagi yang tertarik, deposito uang 10% dari penawaran pertama yang berarti deposito 10.000 euro ke pihak Cinderella Escorts.

"Banyak sekali yang mengajukan aplikasi kepada kami tetapi baru Fela yang pertama kami umumkan sebagai WNI yang menawarkan terbuka keperawanannya kepada dunia," tambahnya lagi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help