Cantiknya Prangko Bordir dari Austria, Bisa Digunakan untuk Berkirim Surat

Prangko bordir ditujukan utama kepada kalangan wanita yang tentu banyak pecinta bordir.

Cantiknya Prangko Bordir dari Austria, Bisa Digunakan untuk Berkirim Surat
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Prangko bordir dari Austria. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Prangko sejak pertama terbit dibuat dari kertas. Perubahan zaman membuat bahan dasar kini beraneka ragam sehingga banyak yang bingung.

"Itu prangko ya bordiran begitu?" tanya Kumala seorang filatelis pemula di sebuah tempat diskusi internet bagi kalangan pecinta prangko.

Beraneka ragam bahan dasar prangko, bukan hanya cokelat dan emas, termasuk kertas, tetapi sejak tahun 2015 ada prangko kulit.

Bulan Juni 2016 terbit prangko kaca, dan penerbitan kedua tanggal 22 September 2016 muncul prangko bordir oleh pos Austria yang lebih indah.

Satu prangko dengan harga sekitar Rp 100.000, tergolong masih murah dibandingkan nanti sepuluh atau dua puluh tahun lagi.

Baca: Petenis Jepang Naomi Osaka Terpaksa Diet, Tak Boleh Makan Katsu dan Matcha

Prangko bordir ditujukan utama kepada kalangan wanita yang tentu banyak pecinta bordir.

Dengan demikian jika berkumpul bersama, bukan hanya bicara filateli tetapi juga dapat membicarakan soal bordir dan pakaian atau kain dan benang.

Prangko bordir pertama Austria tahun 2015 dengan gambar bunga Edelweiss masih segi empat seperti prangko umumnya.

Tetapi penerbitan prangko bordir setahun kemudian yaitu 2016 dengan bentuk pakaian wanita.

Banyak sekali perubahan terjadi hanya untuk prangko bordir.

Apakah prangko ini bisa dipakai untuk berkirim surat?

Tentu saja prangko bordir dapat dipakai untuk berkirim surat seperti biasa.

Bagi kolektor prangko disarankan mengumpulkan yang sudah diposkan tersebut dan disimpan bersama amplopnya sebagai bukti bahwa prangko tersebut diantarkan oleh petugas pos dari tempat pengiriman ke alamat tujuan.

Untuk diskusi lebih lanjut mengenai prangko dan berbagai benda pos bisa bergabung ke komunitas pengumpul prangko, KKPI (Komunitas Kolektor Prangko Indonesia) Https://www.facebook.com/groups/IndonesiaStampsCollectorsCommunity/

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved