Indonesia Senang Bekerjasama Dengan Jitco Jepang

pihak Jitco pun merasa senang pula bisa bekerjasama dengan baik dengan pihak Indonesia selama ini.

Indonesia Senang Bekerjasama Dengan Jitco Jepang
Richard Susilo
Kunjungan Anggota DPR RI Komisi Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Bertemu Pimpinan JITCO Jepang Rabu ini (7/11/2018) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Para anggota delegasi parlemen Indonesia yang hadir ke kantor Jitco (Japan International Training Cooperation Organization) senang bekerjasama dengan pihak Jepang dan mengharapkan peningkatan kerjasama yang lebih baik lagi di masa depan.

"Kita senang dapat bantuan Jitco selama ini dan berharap tentu Jitco bisa membantu kita lebih banyak lagi dengan mengantisipasi lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia bisa bekerja di Jepang di masa mendatang," papar Fahri Hamzah (46) Wakil Ketua DPR sebagai Kepala delegasi yang berkunjung ke Jitco khusus kepada Tribunnews.com Rabu ini (7/11/2018).

Sementara itu pihak Jitco pun merasa senang pula bisa bekerjasama dengan baik dengan pihak Indonesia selama ini.

"Senang bisa kerjasama dengan Indonesia selama ini dan kita akan selalu mendukung Indonesia di bidang tenaga kerja ini," papar Hideaki Tanaka Senior Vice President Jitso kepada Tribunnews.com saat mengantar rombongan selesai berdiskusi dengan pihaknya.

Meskipun demikian akan ada peratuan baru yang perlu diikuti pula di Jepang dan masih terus memonitor ketentuan baru ketenagakerjaan bagi asing yang mau bekerja di Jepang.

Fahri Hamzah sendiri juga mengungkapkan perlunya Indonesia menyiapkan tenaga kerjanya lebih baik lagi dan tersistimatik sehingga begitu diterjunkan ke luar negeri sudah siap pakai.

"Tenaga kerja Indonesia itu bagus-bagus dan disenangi pihak Jepang namun kita tampaknya masih belum memiliki sistimatika yang baik dalam perencanaan pengiriman tenaga kerja siap pakai di luar negeri termasuk di Jepang ini. Kalau bisa tersistimatik dengan baik mulai perencanaan, niscaya kita akan bisa jauh lebih banyak lagi mengirimkan tenaga terdidik Indonesia ke Jepang," tambahnya.

Meskipun demikian Fahri Hamzah bangga banyak tenaga kerja Indonesia yang pulang dari Jepang umumnya menjadi entrepreuner, memiliki usaha sendiri yang berjalan dengan baik dengan membawa pengalaman positif selama bekerja di Jepang.

Sekitar 50.000 tenaga kerja Indonesia yang telah kembali ke Indonesia setelah bekerja di Jepang umumnya menjadi entrepreuner dan ini harapan baru serta masa depan yang bagus bagi tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Jepang apabila kembali ke Indonesia nantinya bagi tenaga yang masih ada di Jepang saat ini.

"Bangga menjadi orang Indonesia di Jepang dan bangga pulanya bisa membangun Indonesia berkat pengalaman kalian bekerja di Jepang selama ini, setelah kembali ke Indonesia" tekannya lagi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved