Pekerjakan 40 WNI Ilegal di Jepang, Bos Perusahaan Perekrut Tenaga Kerja Ditangkap Polisi

Kyoji Kawamura (54), seorang direktur perusahaan perekrut tenaga kerja di Jepang ditangkap polisi karena mempekerjakan 40 WNI ilegal.

Pekerjakan 40 WNI Ilegal di Jepang, Bos Perusahaan Perekrut Tenaga Kerja Ditangkap Polisi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kantor Polisi Toyota di Perfektur Aichi Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kyoji Kawamura (54), seorang direktur perusahaan perekrut tenaga kerja di Jepang ditangkap polisi karena mempekerjakan 40 WNI ilegal, Rabu (13/3/2019).

Kyoji Kawamura memiliki perusahan di Meiwacho Kota Toyota, Perfektur Aichi, Jepang.

"Berawal dari penangkapan kami terhadap seorang pekerja ilegal Indonesia bulan Desember 2018, dengan visa namin (suaka) dan ketahuan bosnya ternyata Kawamura yang ternyata juga mempekerjakan 40 warga Indonesia dengan visa namin, dan ilegal," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (16/3/2019).

Kawamura mengakui perbuatannya dan menyerahkan diri sepenuhnya untuk diproses hukum kepada polisi.

Perbuatan tersangka dilakukan sejak bulan Juli dua tahun lalu hingga Februari 2019.

Penduduk ilegal dari Indonesia tersebut direkrut dan dipekerjakan di sebuah pabrik suku cadang mobil di Perfektur Aichi.

Pabrik tersebut hanya tahu Kawamura dan membayar tenaga kerja yang direkrut Kawamura tersebut serta tak menyelidiki lebih lanjut jati diri para WNI yang ternyata berstatus ilegal itu.

"Di daerah Perfektur Aichi ini tampaknya cukup banyak para WNI ilegal dari informasi yang masuk dan akan terus kami selidiki kasus ini lebih lanjut," tambahnya.

Sementara para WNI ilegal yang ketahuan polisi tersebut kini masih terus diproses lebih lanjut karena melanggar UU Keimigrasian dan Pengungsian.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved