Donald Trump Ejek Kepala ''Paspampres'' Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan melontarkan ejekan kepada Kepala Secret Service yang mengundurkan diri.

Donald Trump Ejek Kepala ''Paspampres'' Amerika Serikat
Nicholas Kamm/AFP/Getty Images
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan melontarkan ejekan kepada Kepala Secret Service yang mengundurkan diri.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengumumkan Randolph Alles mundur.

Sehari setelah Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen melakukan hal yang sama. Dilansir New York Times via The Independent Selasa (9/4/2019), Alles merupakam orang pertama di luar Secret Service yang mengisi posisi itu dalam 100 tahun terakhir.

Mengutip sumber internal, The Times memberitakan pejabat yang akrab disapa Tex itu mengalami masa sulit sejak mengemban jabatan itu April 2017.

Kepala Secret Service Randolph Tex Alles yang akan segera mengundurkan diri.(AFP / ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Kepala Secret Service Randolph Tex Alles yang akan segera mengundurkan diri.(AFP / ANDREW CABALLERO-REYNOLDS) ()

Menurut tim Secret Service pribadinya, Trump mendapat keyakinan bahwa pensiunan Mayor Jenderal Korps Marinir itu bukanlah sosok populer.

Baca: Kasus Siswi SMP Dikeroyok 12 Pelajar SMA Pontianak Jadi Sorotan Fanspage Kareena Kapoor

Karena itu, Trump kemudian meminta Penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney supaya memberi tahu Alles supaya mengundurkan diri.

Pemberitahuan itu sudah diberikan sejak 10 hari lalu, dengan Alles diminta untuk merancang sebuah skenario mengenai pengunduran dirinya.

"Bahkan di tengah diskusi, Trump sempat mengejek penampilan Alles dengan menyebutnya Dumbo karena telinganya," tutur sumber tersebut. Dumbo merupakan film animasi Walt Disney yang pertama kali diperkenalkan pada 1941.

Berkisah seekor gajah dengan telinga besar bernama Dumbo.

Namun, pejabat Secret Service yang memihak Alles membantah anggapan tersebut, dan menegaskan veteran Perang Irak itu sangat disukai di lingkungan kerja.

Kabar desakan Alles untuk mundur terjadi sebelum seorang perempuan China ditangkap karena menyusup ke klub pribadi Trump di Mar-a-Lago, Florida.

Perempuan yang kemudian mengaku sebagai pengusaha itu dilaporkan membawa sebuah flashdisk berisi malware jahat saat dihentikan Secret Service.

Paspamres-nya AS itu sangat gusar dan kemudian merilis pernyataan menyalahkan staf klub karena tidak menyelidiki tamunya lebih lanjut.  

Lebih lanjut dalam keterangannya, Sanders mengatakan Alles bakal digantikan James Murray, pejabat karir Secret Service yang mengawasi operasi perlindungan luar negeri.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved