Jumlah Orang Asing di Katsushika-ku Tokyo Jepang Meningkat 6500 Orang, Termasuk WNI

Dari antara jumlah tersebut warga negara Indonesia sebanyak 134 orang, Malaysia 59 orang dan Singapura 19 orang.

Jumlah Orang Asing di Katsushika-ku Tokyo Jepang Meningkat 6500 Orang, Termasuk WNI
Richard Susilo
Taman Mizumoto Koen di Katsushikaku yang sangat rindang luas dan nyaman menjadi salah satu daya tarik daerah Katsushikaku Tokyo. Kadang banyak WNI bermain di sana di hari libur. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumlah warga asing yang menetap di daerah Katsushika-ku Tokyo Jepang meningkat 6500 orang dibandingkan 4 tahun lalu, data per 1 April 2019.

"Daerah Katsushika-ku sangat nyaman indah sehingga tak heran semakin banyak orang asing tinggal di daerah ini," papar Hiroaki Yoshimoto Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kota Katsushika khusus kepada Tribunnews.com sore ini (13/5/2019).

Jumlah warga asing meningkat lebih dari 6.500 dibandingkan empat tahun lalu sehingga kini berjumlah 21.839 orang per 1 April 2019.

Dari antara jumlah tersebut warga negara Indonesia sebanyak 134 orang, Malaysia 59 orang dan Singapura 19 orang.

Warga Brunei dan Timor Timur tidak ada yang tinggal di Katsushika-ku, tambahnya.

Yoshimoto juga mengatakan, "Kami ingin terus menciptakan kota tempat orang asing dapat tinggal, dengan dukungan multibahasa untuk informasi tentang bencana dan pariwisata di masa depan."

Konsultasi yang datang ke kantor Katsushikaku saat ini menurutnya dari lima orang yang berkonsultasi, satu orang biasanya orang asing.

Kasus di mana sulit untuk berkomunikasi misalnya mengenai proses pindah rumah, umumnya karena masalah bahasa asing.

Mengantisipasi masalah bahasa pihak Katsushikaku menugaskan staf juru bahasa yang dapat berbicara dalam bahasa Inggris dan Cina ke Bagian Registrasi Keluarga dan Residen di kantor lingkungan.

Demikian pemda ini memulai layanan yang dapat kami menerjemahkan bahasa Jepang ke dalam sembilan bahasa termasuk Inggris, Cina, Thailand, Portugis dan Indonesia menggunakan sistem terjemahan otomatis di internet.

Katsushika-ku dilewati jalur kereta api Joban Line dan kelompok Indonesia di daerah Joban memiliki komunitas tersendiri.

Bagi yang tinggal di daerah Joban Line silakan bergabung ke dalam komunitas Joban dengan kirim email ke: joban@jepang.com dengan subject: Joban Line.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved