• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribunnews.com

Sensasi Pijat Kuno Ala Keraton

Sabtu, 12 Januari 2013 09:20 WIB
Sensasi Pijat Kuno Ala Keraton
TRIBUNJOGJA.COM/THERESIA T ANDAYANI
Seorang terapis sedang memperagakan pijatan ala keraton, dimana seni perawatan Jawa Kuno dengan memadukan ritual dan seni gerakan tari Jawa.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia T. Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tempat spa kian menjamur beberapa tahun belakangan. Mulai dari kelas mewah di hotel bintang lima sampai kelas murah seperti refleksi selama satu jam. Namun saat lelah melanda, tak ada salahnya menikmati sensasi pijat kuno ala Keraton Ngayogyakarta.

Perawatan yang satu ini memang cuma terdapat di Nurkadhatyan The Ritual Spa yang terdapat di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Menu treatment yang ditawarkan juga unik, karena semuanya menganut dari seni pijat tradisional yang dilakukan oleh pujanggan masa lalu. Kemudian diwariskan secara turun temurun oleh para putri Keraton Ngayogyakarta.

GKR Condrokirono selaku Komisaris Nurkadhatyan mengatakan, konsep yang di terapkan untuk perawatan spa ini memang tidak boleh meninggalkan pakem yakni tradisi Jawa. Ada beberapa tradisi seperti gelangsur, idak-idak, urut, itu yang akan dipakai sebagai teknik untuk pemijatannya.

"Bahan-bahan yang digunakan juga semua dari Yogya, kami membuat brand spa dan mengemasnya sendiri untuk bahan-bahan yang digunakan dalam perawatan tubuh," ucap Gusti Condro sapaanya.

Nurkadhatyan sendiri adalah sebuah perusahaan yang berdiri sendiri di bawah Keraton Ngayogyakarta dengan nama PT Nur Kawitarasmi, yang pengelolaannya dipegang oleh putri-putri Keraton yakni GKR Pembayun, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GRAy Nurabra Juwita dan GKR Bendoro.

Worro H. Astuti, Master Spa dari Nurkadhatyan The Ritual Spa menjelaskan konsep yang diterapkan untuk perawatan tubuh adalah konsep pijat Jawa kuno yang berbeda dengan menu treatment spa di kebanyakan tempat lain. Sebab menurutnya, pijat jawa kuno ini harus dilestarikan, karena Yogya memiliki banyak kekayaan jamu tradisional dan juga rempah-rempah yang bisa dimanfaatkan untuk perawatan tubuh.

"Kami menamai treatmentnya dengan nama lenging bondowoso, yakni langsung memijat pada titik-titik energi pada tubuh. Sehingga bisa tepat pada sasaran sesuai dengan kondisi tubuh yang dirasakan," ucap Worro yang juga penanggung jawab Nurkadhatyan Spa.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1315691 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas