Minggu, 31 Agustus 2025

Polisi Sesalkan Penyelenggara Seminar di Gedung YLBHI Tidak Turuti Keinginan Aparat

"Kami menyesalkan kenapa kok tidak mau menuruti keinginan pihak kepolisian. Karena kepentingan kepolisian jaga keamanan untuk bersama,"

Editor: Adi Suhendi
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas Kepolisian melakukan pengamanan di depan Gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) YBLHI, Menteng, Jakarta Pusat, pasca terjadi kericuhan, Senin (18/9/2017). Sebelumya sejumlah massa melakukan aksi di depan kantor LBH Jakarta-YLBHI Minggu (17/9) malam. Mereka menyebut kegiatan yang dilakukan di tempat itu berbau komunisme. Pihak LBH Jakarta maupun polisi sendiri sudah menegaskan kegiatan "Asik Asik Seni" itu tak terkait PKI atau komunisme melainkan acara seni. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta, menyesalkan penyelenggara seminar di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Sebelum terjadinya kericuhan, pihaknya telah siap melakukan evakuasi terhadap peserta acara tersebut.

Baca: Alasan Wanita 19 Tahun Mutilasi Janinnya Sebelum Dibuang ke Kloset

"Kami menyesalkan kenapa kok tidak mau menuruti keinginan pihak kepolisian. Karena kepentingan kepolisian jaga keamanan untuk bersama," kata Nico di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2017).

Nico mengatakan bahwa saat itu, pihak kepolisian telah mengimbau untuk menghentikan acara tersebut.

Pihaknya siap melakukan evakuasi peserta.

Baca: Wanita 19 Tahun Mutilasi Janinnya Lalu Membuangnya Ke Kloset

"Padahal dari jam 6 malam, kami sudah siap memberikan pelayanan keamanan dengan evakuasi untuk hindari bentrokan," katanya.

Namun, hingga pukul 03.00 justru pihaknya baru diminta lakukan evakuasi.

"Sampai jam 3 pun kami mengevakuasi. Bahkan kami pun juga memenuhi keinginan teman-teman Yayasan 65 dan LBH untuk evakuasi dari Komnas HAM ke Mapolda untuk memberi jaminan rasa keamanan," katanya.

Baca: Mahfud MD Minta Pemerintah Atasi Ketidakadilan yang Terjadi di Tengah Masyarakat

Seperti diketahui, pada Minggu (17/9/2017) ratusan orang mengepung gedung YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka ingin menghentikan acara seminar yang diduga membahas pengungkapan sejarah Indonesia tahun 1965-1966.

Kericuhan pun sempat terjadi.

Bahkan beberapa fasilitas umum rusak.

Polisi melakukan penangkapan massa tersebut.

Berita ini sudah dimuat di wartakotalive.com dengan judul: Polisi Sesalkan LBH Jakarta tidak Turuti Keinginannya

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan