Memakai Rotator Tanpa Izin, Pengendara Mobil Akan Didenda Rp 250 Ribu

"Pertama kita lakukan satu penindakan hukum dengan tilang kemudian saya perintahkan untuk dicopot ditempat,"

Memakai Rotator Tanpa Izin, Pengendara Mobil Akan Didenda Rp 250 Ribu
Ilustrasi lampu rotator dan strobo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 31 kendaraan terjaring dalam razia gabungan yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya bersama POM TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, Rabu (11/10/2017) kemarin.

Kendaraan tersebut ditilang karena memasang lampu isyarat atau rotator dan sirene.

Baca: DPR Janji Akan Bela Maksimal Korban First Travel

Pelanggar akan dikenakan denda sebanyak Rp250 ribu

Dari hasil penindakan pelanggar lalu lintas lampu isyarat (rotator) dan sirine tersebut 17 kendaraan dilakukan tilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 13 kendaraan di tilang Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan terhadap pengendara yang tanpa hak menggunakan rotator dan sirine dijalan raya.

Baca: Kemenag Akan Perketat Syarat Penyelengara Perjalan Ibadah Umrah Agar Kasus First Travel Tak Terulang

Dalam Undang-undang telah diatur siapa saja yang berhak menggunakan rotator dan sirine.

"Dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan Pasal 6 ayat 4 huruf F itu mengatakan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor harus mematuhi ketentuan-ketentuan antara lain adalah peringatan bunyi atau sinar pertama itu," ujar Budiyanto kepada Kamis, (12/10/2017).

Halaman
123
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help