Natal 2017

Jelang Perayaan Natal, Petugas Ciduk Puluhan Preman

Sebanyak 55 orang di wilayah Jakarta Pusat diamankan aparat Polres Metro Jakarta Pusat.

Jelang Perayaan Natal, Petugas Ciduk Puluhan Preman
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
RAZIA PREMAN - Aparat kepolisian mengumpulkan preman dan pengamen jalanan hasil operasi terpusat Ramadaniya Lodaya 2017, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (13/6/2017). Dari operasi tersebut terjaring 253 preman dan pengamen jalanan dari sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Ratusan preman itu sebagian besar melakukan kegiatan sebagai tukang parkir, pengamen, dan gepeng yang selanjutnya didata dan diberi pembinaan jangan sampai meresahkan masyarakat. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyelenggarakan perayaan Hari Natal di Lapangan Monas. Untuk memastikan perayaan berjalan lancar, aparat keamanan menggelar Operasi Premanisme.

Sebanyak 55 orang di wilayah Jakarta Pusat diamankan aparat Polres Metro Jakarta Pusat.

Di antaranya ditangkap dari kawasan Tanah Abang, Gambir, Senen, Monas dan daerah keramaian di Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Roma Hutajulu mengatakan, 24 dari 55 orang itu ditahan, sementara sisanya dibina, yaitu pak ogah, calo tiket, pungli, dan pengamen.

Baca: Polisi Jepang Ringkus Anggota Yakuza yang Bakar Temannya hingga Tewas

"24 orang resmi ditahan, karena melakukan penjambretan, pencopetan, curanmor, membawa sajam. Kami akan proses, Kami kenakan pasal 363 dan 362," kata Roma, Jumat (8/12/2017).

Operasi Premanisme itu dilakukan dalam rangka menciptakan ketertiban jelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.

Dia mengimbau bagi masyarakat yang melihat atau menjadi korban premanisme untuk segera melapor.

"Masyarakat jika melihat hal-hal tindak kejahatan, kami Polres Jakarta Pusat siap gelar operasi premanisme. Masyarakat bisa melapor ke Polres Jakpus dan polsek-polsek terdekat," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help