Pembunuhan Sadis di Tangerang

Pembunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Tangerang: Saya Khilaf Sampai Tega Bunuh Keluarga Saya Sendiri

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada warga yang ada di sini, saya mohon maaf. Saya khilaf sampai tega bunuh keluarga saya sendiri."

Pembunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Tangerang: Saya Khilaf Sampai Tega Bunuh Keluarga Saya Sendiri
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Rumah korban pembunuhan satu keluarga di Tangerang Kota, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Muchtar Effendi alias Pendi (60) meminta maaf kepada warga di sekitar rumahnya saat menjani rekonstruksi.

Ia memperagakan 62 adegan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukannya terhadap istrinya Emah (40) dan dua anak tirinya, Nova serta Tiara.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi menyatakan tidak ada fakta baru yang ditemukan dalam rekonstruksi tersebut.

Namun, dia menegaskan, Pendi melakukan pembunuhan itu dalam keadaan sadar.

Baca: Novel Baswedan Minum Obat Tiga Kali Sehari Untuk Penyembuhan Matanya

"Kami tegaskan kembali kalau dari hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku itu normal dan dia membunuh korbannya secara sadar," ucap Harley, Kamis (22/2/2018).

Selepas rekonstruksi tersebut, Pendi mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada para warga yang datang dan berdesakan untuk menyaksikan proses rekonstruksi.

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada warga yang ada di sini, saya mohon maaf. Saya khilaf sampai tega bunuh keluarga saya sendiri. Saya mohon maaf sekali lagi atas kejadian ini, kepada keluarga istri saya, saya sangat menyesal," kata Pendi.

Baca: Petugas KPK Kawal Novel Baswedan Saat Salat Jumat di Dekat Rumahnya

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dedy Supriyadi menyampaikan, proses rekonstruksi itu berlangsung selama kurang lebih satu jam dan menampilkan 62 adegan.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help