Sandi Minta Bantuan Warga DKI Ikut Mengawasi KJP Plus Tunai

Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta bantuan masyarakat untuk mengawasi penggunaan KJP Plus dalam bentuk tunai.

Sandi Minta Bantuan Warga DKI Ikut Mengawasi KJP Plus Tunai
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memberikan sambutan disela buka puasa bersama di Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (4/6/2018). Dalam kegiatan ini, Sandiaga memperkenalkan program Keluarga Mandiri Sejahtera (KMS) kepada seluruh pemangku kepentingan. Program ini merupakan wujud nyata Pemprov DKI Jakarta dan BAZIS DKI Jakarta dalam melaksanakan komitmennya untuk mempercepat terciptanya kesejahteraan umat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dapat digunakan baik untuk non tunai dan bisa juga dicairkan dalam bentuk tunai.

Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta bantuan masyarakat untuk mengawasi penggunaan KJP Plus dalam bentuk tunai.

"Kita ingin semuanya mengawasi masyarakat sekitarnya mengawasi jangan sampai uangnya dipakai untuk hal yang konsumtif," ujar Sandiaga di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).

Baca: Tak Dapat KJP, Rohmawiyah: Apa Karena Anak Saya Bawa Handphone Bagus?

Sandiaga mengatakan penarikan tunai KJP Plus ini untuk penerima yang membutuhkan pembayaran secara tunai, seperti persiapan sekolah, sarapan, dan transportasi.

"Mereka membutuhkan porsi tunai untuk penyiapan anak-anak bersekolah mungkin sarapan pagi, bagian dari transportasi," katanya.

Sandiaga juga mengatakan KJP Plus tunai bisa digunakan untuk pelajaran tambahan bagi siswa yang tidak ditanggung oleh KJP Plus.

"Mungkin penyiapan pelajarannya ada kursus-kursus yang di luar yang tidak ditanggung," katanya.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved