Pengamat Nilai Wajar Kalau Kursi Wagub DKI Milik PKS
"Saya kira, dari segi logika politik, sangat wajar kalau posisi wagub dki diberikan kepada PKS," ujar Djayadi Hanan
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Imanuel Nicolas Manafe
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Djayadi Hanan menilai sangat wajar kalau posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta diberikan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hal itu disampaikan Djayadi Hanan yang juga sebagai Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini kepada Tribunnews.com, Senin (5/11/2018).
Baca: PKS dan Gerindra Sepakat Jatah Wagub DKI Milik PKS
"Saya kira, dari segi logika politik, sangat wajar kalau posisi wagub dki diberikan kepada PKS," ujar Djayadi Hanan.
Karena menurut Djayadi Hanan, sebagai kawan koalisi Gerindra yang cukup setia, PKS sudah memberikan konsesi politik yang banyak di pilkada DKI 2017, Pilkada Jawa Barat 2018, dan dalam proses pencalonan pasangan capres cawapres.
Bahkan dalam pilpres, kata dia, PKS mendukung capresnya dari Gerindra, yakni Prabowo Subianto. Pun demikian cawapresnya berasal dari Gerindra, Sandiaga Uno.
Selain juga Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) duet Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (purn) Djoko Santoso, dari Gerindra.
"Jadi sangat wajar kalau PKS mendapat konsesi politik berupa Wagub DKI. Dalam koalisi harus ada take and give, memberi apa dan mendapat apa," jelasnya.
Untuk itu pula dia menilai Prabowo sebagai ketua umum Gerindra dan Capres, harus tegas memberi kepastian kepada PKS terkait kursi yang ditinggalkan Sandiaga Uno di DKI.
"Bila tidak, resikonya sekutu terkuat gerindra yakni PKS, bisa saja kurang maksimal mesin politiknya dalam memenangkan Prabowo Sandi," paparnya.
Diberitakan Kursi wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno akan diserahkan kepada PKS.
Kesepakatan itu diputuskan dalam rapat bersama antara pengurus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta di kantor DPD Gerindra DKI, Jalan Letjend Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, pihaknya mengikuti kebijakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sejak awal menyerahkan kursi wagub itu untuk PKS.
"Gerindra DKI Jakarta akan mengamankan kebijakan Ketua Umum, Pak Prabowo, berkaitan dengan pemilihan pengisian jabatan wakil gubernur DKI Jakarta," ujar Taufik saat konferensi pers sesuai rapat.
Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo kemudian menegaskan ucapan Taufik. Dia memastikan kandidat wagub DKI berasal dari PKS.