Aset Jalan Jatibaru Diklaim PT KAI, Ini Komentar Gubernur Anies
Keberadaan proyek pembangunan Jembatan Multi Guna Skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat menuai polemik.
Penulis:
Yanuar Nurcholis Majid
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberadaan proyek pembangunan Jembatan Multi Guna Skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat menuai polemik.
Salah satu persoalan terkait Skybridge Tanah Abang adalah klaim PT KAI mengenai aset Jalan Jatibaru.
Terkail hal itu Gubernur DKI Anies Baswedan meminta agar kedua belah saling menahan "nafsu"nya demi pembuatan skybridge tersebut.
"Ya seluruhnya adalah milik Republik Indonesia. Yang digunakan untuk warga Indonesia. Kita nggak tanya kan yang naik (kereta) itu KTP-nya DKI atau KTP Banten, kan tidak. Kita ini melayani seluruh warga Indonesia," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).
Baca: Polisi Masih Buru Seorang Pelaku Kasus Penipuan Pencairan Uang Raja-raja Indonesia
Untuk itu Anies menuturkan akan segera berkoordinasi dengan PT KAI terkait aset tersebut.
"Apa pun pencatatannya, seluruhnya milik Indonesia. Saya harap semua berpikir perspektif Indonesia," ujar nya.
Sementara Anies mengatakan saat ini pembangunan skybridge sudah mencapai 96%.
Ia menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir November.
"Jadi per kemarin, secara prosentase sudah 95-96%. Tinggal finishing, kemudian terutama halte non-TJ, tanaman rambat," ucap Anies.