Begal Berpistol Bikin Resah Warga Solear Tangerang

Satu orang pelaku dari jaringan curanmor ini berhasil diamankan di Jalan Raya Adiyasa Maja, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear

Begal Berpistol Bikin Resah Warga Solear Tangerang
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Gogon alias Aep (30) warga asal Kampung Sumur, Kabupaten Pandeglang, diringkus Jajaran Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang karena kerap melakukan aksi pencurian sepeda motor dengan membawa senjata api. 

Laporan Warftawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Pelaku pencurian sepeda motor berkeliaran di Kabupaten Tangerang. Bahkan mereka membawa senjata api saat melancarkan aksinya.

Satu orang pelaku dari jaringan curanmor ini berhasil diamankan di Jalan Raya Adiyasa Maja, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/3/2019).

Jajaran Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang meringkus tersangka bernama Gogon alias Aep (30) warga asal Kampung Sumur, Kabupaten Pandeglang.

"Pelaku kerap melakukan aksi pencurian sepeda motor dengan membawa senjata api," ujar Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti kepada Warta Kota, Jumat (15/3/2019).

Uka menyebut tersangka tidak segan - segan menembak korban yang dibegal olehnya. Polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan motor Yamaha Blade hasil curian pelaku.

Baca: Razia Pasangan Mesum di Tangerang, Ada Pria Nekat Kabur Tinggalkan Kekasihnya di Kamar

"Kami saat itu sedang melakukan operasi di sekitar lokasi. Pelaku melihat petugas langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor tanpa plat nomor," ucapnya.

Aparat kemudain melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka. "Kami melakukan pemeriksaan dan mendapati pistol beserta dua peluru dari tangan pelaku," kata Uka.

Baca: Mabuk Miras, Rudolfus Nekat Ajak Dua Kawannya Memalak Sopir Bus di Islamic Center Koja

Polisi kemudian mengembangkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Diketahui tersangka merupakan jaringan begal asal Pandeglang yang kerap beroperasi di Tangerang.

"Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap teman - temannya. Biasanya mereka melancarkan aksinya di wilayah Cisoka, Tigaraksa, Cikupa, dan Karawaci. Lalu menjual hasil curiannya itu ke daerah Cibaliung Pandeglang," papar Uka.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved