• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

Sajak Puisi Fadli Zon; 'Sajak Seekor Ikan'

Sabtu, 29 Maret 2014 14:00 WIB
Sajak Puisi Fadli Zon; 'Sajak Seekor Ikan'
NET
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menulis puisi yang diberi judul 'Sajak Seekor Ikan'.

Dalam puisi yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (29/3/2014) menceritakan seseorang membeli ikan berwarna merah.

Ikan tersebut kerempeng dan lincah. "Setiap hari berenang menari," isi sajak tersebut.

Pada akhirnya, ikan tersebut melompat ke sungai, dan terbawa ke laut lepas.

"Di sana ia bertemu ikan hiu, paus dan gurita. Menjadi santapan ringan penguasa samudera," isi sajak tersebut.

Berikut isi lengkap sajak yang ditulis Fadli Zon:

Sajak Seekor Ikan

Seekor ikan di akuarium
Kubeli dari tetangga sebelah
Warnanya merah
Kerempeng dan lincah

Setiap hari berenang menari
Menyusuri taman air yang asri
Menggoda dari balik kaca
Menarik perhatian siapa saja

Seekor ikan di akuarium
Melompat ke sungai
bergumul di air deras
Terbawa ke laut lepas

Di sana ia bertemu ikan hiu, paus dan gurita
Menjadi santapan ringan penguasa samudera

Fadli Zon, 29 Maret 2014

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
13 KOMENTAR
3108962 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Emman Efka-Minggu, 30 Maret 2014 Laporkan
    Yg jdi paus prabowo n hiu fadli zon....
    Maklum diakali dgn cara apapun elektabilitasx si ikan merah kerempeng itu tetep ajah jauh diatas si paus, apalgi hiu makax pake otot.....
    Bagus krya seni anda waketum gerindra tpi justru mencerminkan kecongkakan kalian. Mentang2 memiliki kekuatan.. Ikan kecil disantap seenakx....
  • bee.better-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Bagus jg sajaknya Pak Fadli Zon, kenapa ngak beralih jd sastrawan.
  • bee.better-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Bagus jg sajaknya Pak Fadli Zon, kenapa ngak beralih jd sastrawan.
  • yoedha eko-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Kok..padli jon si muka bego.impian menjadi menteri BUMN pupus sudah.kasiannnn....bentar juga gila kaya majikannya
  • andi wijaya-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    ikan krempeng dibikin asin aja biar lebih awet....ngahahaha
  • Dede Iboy-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Hey Fadli...loe nyalon di daerah pemilihan Bogor Cianjur.... hati2 bro.... lewat nyempung kejurang ente ntar...
  • Jum Madi-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Pas puisinya. Mengena sasaran dan telak ke penghulu hati....
  • zahraaminati-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    kita lihat siapa yg bisa bertahan ,hiu kelaparan jabatan atau ikan kecil kerempeng
  • Erick Stanza-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Lucu..beberapa orang yg dalam beberapa tahun terakhir track recordnya masih dikenal sbg pihak yg bergelimang kekerasan politik dan kerusuhan bernuansa sara tiba2 menjadi sosok yg pintar membikin puisi atau berpantun. Ingat, serigala tetap serigala dan tak pernah bisa menjadi domba!
  • Demang Mester-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    gerindra ini partai atau kelompok arisan ibu2 sih??..kok demen'e ngomongin orang, jelek2in orang...rempong bgt jd bapak2...
  • Ganaspati-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    "Meski si ikan itu di tangkap nelayan tangan besi tetapi dia di selamatkan oleh rakyat ikan kecil di seluruh samudra"
    "Dan pada akhirnya nelayan itu tercebur ke lautan karna ga kuat menahan masa rakyat ikan kecil"
  • dedunc-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    Yg tdk diketahui oleh ikan2 sombong & merasa mrk plg kuat di laut itu adalah si ikan kerempeng memiliki dukungan dr seisi semesta.. Itu lanjutan puisi versi sy.
  • Ratu Adil-Sabtu, 29 Maret 2014 Laporkan
    masih aja ada orang yg gak percaya,kalo jokowi hanya akan dikorbankan setelah pileg..
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas