Minggu, 31 Agustus 2025

WNI Disandera Abu Sayyaf

Komisi I: Bebaskan Sandera Jangan Pakai Tebusan

pembebasan sandera itu jangan menggunakan uang tebusan.

Editor: Johnson Simanjuntak
Muhammad Zulfikar/Tribunnews.com
Charles Honoris 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris meminta pemerintah untuk segera bebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penyanderaan.

Charles pun mengingatkan bahwa pembebasan sandera itu jangan menggunakan uang tebusan.

"Kita ingatkan ke pemerintah agar tidak banyar tebusan. Walau yang bayar tebusan pihak swasta, namun pembayaran uang tebusan itu akan jadi preseden buruk," kata Charles di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

‎Charles menilai, dengan dilakukannya pembayaran tebusan untuk para sandera maka akan membuat perompak mengincar kembali WNI untuk ditawan.

Pembayaran tebusan itu, kata Charles harus dihindarkan untuk menghindarkan kembali WNI menjadi korban penyanderaan.

"Kalau bayar tebusan akhirnya akan seperti ini, penculikan terulang lagi, terulang lagi. Jadi warga negara kita diculik lagi. Untu‎k itu harus dihindarkan pembayaran tebusan," katanya.

‎Politikus PDI Perjuangan itu pun mempertanyakan kepada pemerintah sejauh mana kesepakatan antara RI dengan Malaysia dan Filipina dalam menanggulangi terorisme di laut.

Padahal menurutnya, sudah ada kesepakatan untuk melakukan patroli bersama untuk menghindarkan aksi terorisme.

"Kita juga pertanyakan patroli bersama antara Indonesia, Malaysia dan Filipina. Tapi penyanderaan masih saja terjadi," katanya.‎

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan