Senin, 1 September 2025

Nyanyikan Lagu Maher Zain, Mendikbud Dapat Tepuk Tangan Satu GOR Kuningan

Muhadjir melanjutkan nyanyiannya yang membuat para peserta dan tamu undangan yang hadir terpukau.

Editor: Johnson Simanjuntak
Fransiskus Adhiyuda Prasetia/Tribunnews.com
Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy 

TRIBUNNEWS.COM, KABUPATEN KUNINGAN - Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mendapat tepuk tangan meriah saat menyanyikan lagu penyanyi religi, Maher Zain berjudul 'Assalamu Alayka'.

Tepuk tangan meriah untuk Muhadjir tersebut diberikan oleh para peserta dan tamu undangan puncak acara peringatan Hari Aksara Internasional 2017 yang digelar di Gelanggang Olahraga Seni dan Budaya Ewangga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (8/9/2017).

"Qualbum bill haqqi ta' allaq, wa bi ghari hira'a ta'allaq. Yabsi yas'alu khaliqahu, fa'atahaul wahyu fa'ashraq. Iqra' iqra' ya Muhammad. Assalamu alayka ya Rasool Allah Assalamu alayka ya habibi ya Nabiyya Allah,"

"Jangan ditepuk (tepuk tangan) dulu nanti lupa saya," ucap Muhadjir diiringi tawa para tamu undangan.

Usai menghentikan nyanyiannya tersebut, Muhadjir melanjutkan nyanyiannya yang membuat para peserta dan tamu undangan yang hadir terpukau.

"Suaranya bagus Pak Menteri. Lagi..lagi..," ucap salah seorang peserta.

Ditengah lirik lagu, tiba-tiba Muhadjir menghentikan nyanyiannya sambil berucap "kalau terus enggak jadi pidato nanti," ucap Muhadjir diiringi tepuk tangan seisi Gor.

"senang sekali, teryata banyak ibu-ibu yang hafal lagunya Maher Zain," katanya.

Mantan rektor Universitas Muhamamadiyah Malang (UMM) ini pun menceritakan sedikit cerita tentang lagu Maher Zain tersebut.

Menurutnya, dalam lagu tersebut, Maher Zain ingin menceritakan ketakjuban Masjidil Haram dan makam Rasullah serta wahyu pertama yang diturukan Allah yakni Iqra.

Baca: Panglima TNI Siap Kirimkan Pasukan ke Myanmar

Pengertian Iqra, menurut Muhadjir bisa diartikan membaca maupun belajar dari apa yang dibaca.

"Itu salah satu lagu yg paling saya senangi dari Maher Zain. Nanti aja kalau saya diundang bupati Kuningan saya akan nyanyi lagi," ucapnya.

Selain itu, Muhadjir juga menyampaikan bahwa wahyu yang diturukan Allah tersebut sebagai pedoman dimana menuntaskan buta aksara yang ada di Indonesia.

"Jangan sampai kita mengajari baca ke anak tapi anak sendiri tidak tau apa yg dia baca itu. Ingat wahyu yang diterima oleh Nabi Muhammad yakni membaca. Iqro.. namun bisa diartikan Iqro itu belajar," paparnya.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan