Mendagri Sebut Lima Faktor yang Dapat Pengaruhi Turunnya Nilai Pancasila
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.
Penulis:
Muhammad Zulfikar
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.
Dirinya menyebut, faktor pertama berkaitan dengan posisi strategis Indonesia.
Baca: Empat Karyawan Jasa Marga Dipanggil KPK
"Posisi strategis Indonesia menyebabkan adanya pengaruh yang kuat dari peradaban yang dibawa oleh masyarakat dunia yang singgah atau menetap di Indonesia," kata Tjahjo melalui pesan singkatnya, Senin (6/11/2017).
Faktor yang kedua menurut Tjahjo adalah faktor globalisasi informasi dimana dinilainya dapat mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.
Menurutnya, informasi yang menyesatkkan saat ini mudah sekali sampai kepada masyarakat.
Baca: Hidayat Nur Wahid Minta Menkominfo Blok Konten Porno yang Beredar di Whatsapp
"Faktor berikutnya perang peradaban. Perang/ perbenturan peradaban antara Barat, Timur trngah dan Cina," tuturnya.
Menurut Tjahjo, faktor yang keempat yang dapat mempengaruhi turunnya nilai Pancasila adalah ajaran Kapitalisme, Liberalisme dan Pasar Bebas.
Baca: KPK Periksa Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tegal Terkait Suap Wali Kota Tegal
Karena menurutnya, mengikuti nilai-nilai global yang bersifat negatif dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dapat menimbulkan kebencian, LGBT, pola hidup konsumtif, individualistik, hedonistik dan lain-lain.
Baca: Sidang Perdana Praperadilan Wali Kota Melawan KPK Digelar Hari Ini
"(faktor yang kelima) Neo-komunisme. Dikhawatirkannya akan bangkitnya kembali PKI," katanya.