Fahri Hamzah: Memberantas Korupsi Cukup Pakai Audit BPK, Tak Perlu KPK

“Sistem audit kita sudah kedap oleh korupsi, apalagi BPK RI salah satu yang terbaik di dunia. Buktinya negara sudah berani menyalurkan APBN ke desa."

Fahri Hamzah: Memberantas Korupsi Cukup Pakai Audit BPK, Tak Perlu KPK
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Fahri Hamzah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebenarnya tak diperlukan oleh negara.

Karena upaya memberantas korupsi, menurutnya cukup dengan sistem audit yang telah dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sistem audit kita sudah kedap oleh korupsi, apalagi BPK RI adalah salah satu yang terbaik di dunia. Buktinya negara sudah berani menyalurkan APBN kepada desa, berarti sudah aman,” ucapnya saat ditemui di DPW Jakarta Partai Nasional Demokrat, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2018).

Menurutnya, sistem audit yang sudah dibangun sejak lama untuk mencegah korupsi telah diintervensi oleh pemerintah sendiri dengan membentuk KPK.

Oleh karena itu ia mendesak sistem audit kembali direvitalisasi, bukan mengandalkan KPK dengan operasi tangkap tangannya.

Baca: Fahri Hamzah Ungkap Ketidaksukaannya Pada Parpol yang Suka Main Pecat Kader

Baca: Begini Keindahan Kampung Warna-warni yang Kelak Instagramable di Jagakarsa, Jakarta Selatan

“Yang saya tidak percata adalah OTT-nya (Operasi Tangkap Tangan), saya berani bilang semua ahli hak asasi manusia pasti menyebut OTT dan kewenangan sadap adalah melanggar HAM. Sadap menyadap adalah ciri pemerintahan otoriter.”

“Kalau ada yang meragukan BPK mari lahkita tidak pesimis dengan perkembangan lembaga negara. Alat yang harus diperkuat adalah audit, sistemnya sudah dibuat kebal terhadap korupsi, jangan kewenangan menyadapnya yang diperkuat,

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help